WhatsApp Sudah Mulai Bergerak Menghalau Berita Hoax

WhatsApp

WhatsApp sebagai salah satu aplikasi pesan instan terpopuler di dunia kini tengah berupaya menghentikan penyebaran berita bohong (hoax).

Aplikasi milik Facebook ini, ujar kabar The Sun, Senin (22/1/2018), akan menghadirkan sistem notifikasi baru kepada para pengguna jika terbukti menyebarkan pesan spam.

WhatsApp akan mendeteksi berapa kali pesan tersebut diteruskan. Dan sistem akan meneruskan serta memberi peringatan kepada pengguna.

Berita palsu saat ini menjadi salah satu kendala dalam komunikasi maya di seluruh dunia, termasuk Indonesia. WhatsApp pun tak lepas dari pengaruh karena sejumlah orang dengan sadar atau tidak sadar memanfaatkannya untuk menyebarkan pesan bohong.

Facebook konon sedang menguji sistem ini. Menurut Whatsappen, peringatan akan muncul jika pesan termaksud sudah diteruskan (disebar) sebanyak 25 kali. Pengguna akan melihat tulisan “Forwarded Many Times” di bagian atas gelembung obrolan dan di bawah nama pengirim.

Jenis peringatan yang sama akan diberikan kepada pengguna jika mereka mencoba untuk meneruskan pesan tersebut kepada orang lain. Pada bagian atas layar depan, mereka akan melihat teks yang berbunyi: “Pesan yang akan Anda kirim telah diteruskan berkali-kali.”

Laman WABetaInfo memberi contoh kabar bohong macam apa yang begitu masif beredar di WhatsApp. Misalnya; “WhatsApp akan segera menetapkan sistem berbayar. Solusi untuk menjaganya tetap gratis adalah dengan menjadi pengguna aktif.

“Misalnya Anda sering berbincang (chatting) dengan sedikitnya 10 pengguna. Untuk menjadi pengguna aktif, Anda harus mengirim pesan ini ke dua pengguna lain sehingga logo WhatsApp Anda akan berubah menjadi warna merah.”

Kabar seperti ini jelas palsu, tapi para pengguna bisa saja percaya keabsahannya meski bisa juga terganggu. Sebenarnya, jika Anda meragukan sebuah pesan, bisa melaporkannya ke WhatsApp dengan memencet tombol “Report spam” di bagian “Kontak”.

Sistem baru dapat mengidentifikasi spammer karena mereka biasanya mengirim konten yang sama ke beberapa pengguna. Mereka biasanya mengumpulkan kontak dari internet atau layanan registrasi secara daring. Begitu fitur ini dirilis, kemungkinan pesan yang diteruskan lebih dari 25 kali akan ditandai sebagai spam (ada kemungkinan diblokir juga).

Belum diketahui kapan WhatsApp akan meluncurkan fitur peringatan anti-spam dan hoax ini. Facebook biasanya menguji fitur WhatsApp baru dalam skala kecil terlebih dulu dan kali ini hanya pada versi iOS. Untuk sementara fitur ini belum aktif secara resmi dan masih dalam pengembangan.

WhatsApp menyarankan pengiriman pesan melalui fitur “broadcast list” apabila ingin menyebar pesan tunggal ke lebih dari 25 kontak. Fitur ini memungkinkan pengguna mengirimkan pesan ke sejumlah pengguna lain, tapi sebatas hanya ke nomor ponsel di daftar kontak.

Bagi WhatsApp, ini adalah aksi lanjutan setelah resmi meluncurkan WhatsApp Business dan kini telah tersedia di Google Play Store. Aplikasi ini tetap dapat diunduh secara gratis dan sementara ini hanya berlaku di Indonesia, India, Italia, Meksiko, Inggris, dan AS.

WhatsApp bisnis memiliki sejumlah fitur yang berbeda dengan versi reguler seperti kebanyakan. Berikut ini fitur yang ada pada versi bisnis seperti dilansir Indian Express.

  1. Profil bisnis membantu konsumen mengetahui alamat situs, surel, dan alamat toko
  2. Memiliki fitur pesan otomatis yaitu pesan cepat untuk memberikan jawaban terhadap pertanyaan yang sering diajukan, pesan sapaan untuk perkenalan ke konsumen, serta pesan saat tidak bisa mengakses aplikasi agar konsumen tahu kapan mereka bisa mendapatkan balasan.
  3. Pengguna bisnis juga bisa melihat statistik pesan dan meninjau pesan apa yang telah dibaca dan melihat apa yang sedang dikerjakan di platform.
  4. Akan ada pilihan WhatsApp Web untuk mengirim dan menerima pesan dengan WhatsApp Bisnis di peramban (desktop).
  5. Jenis akun ini akan tahu sedang bercakap-cakap untuk keperluan bisnis karena akun yang terdaftar adalah akun bisnis. WhatsApp akan mengembangkan fitur akun yang terkonfirmasi di mana nomor telepon akun sesuai dengan nomor telepon bisnis.

Leave a Reply