Tribe Gaming Keluar Menjadi Juara Razer 2017 Vainglory World Championship

Tribe Gaming, tim eSport asal Amerika utara berhasil keluar sebagai juara pertama pada gelaran Razer 2017 Vainglory World Championship.

Memiliki status sebagai tim yang tidak dijagokan alias underdog dalam kompetisi, nyatanya menjadikan tim yang diisi Riley “DNZio” Haghian, Curran “ttigers” Han, dan Daniel “MaxGreen” Choi ini dapat tampil tanpa beban.

Hal ini dibuktikan saat Tribe Gaming naik ke atas panggung di Kallang Theater, Singapura, pekan lalu saat berhasil menumbangkan juara bertahan Vainglory World, ROX Armada, dan juga rekan senegaranya, G2 Esports, tanpa kalah sekalipun.

Berhasil maju ke babak final, DNZio, ttigers, dan MaxGreen akhirnya harus berhadapan dengan lawan tangguh asal Korea Selatan yang berhasil mengalahkan Cloud9, yakni Ace Gaming.

Dalam format pertandingan ‘best of seven’, Tribe Gaming mempertontonkan permainan yang sangat luar biasa mulai dari dua babak pertama. Pada babak ketiga, Ace Gaming sempat berhasil mencuri poin dan optimistis bisa menyeimbangkan skor di babak selanjutnya.

Namun, penampilan MaxGreen pada babak final ini nyatanya tidak dapat ditahan oleh Ace Gaming yang berisikan Youngjoo, creatioN, dan T4SA, dengan skor akhir pertandingan 4-1 untuk kemenangan Tribe Gaming.

Sebagai juara turnamen, Tribe berhak mendapatkan hadiah uang sebesar US$ 70.000 (sekitar Rp 950 juta) dari total hadiah US$ 140.000 (sekitar Rp 1,9 miliar).

Razer 2017 Vainglory World Championship adalah kompetisi terakhir yang akan menampilkan peta 3v3, yaitu Halycon Fold.

Sebelum babak final dimulai, Super Evil Megacorp selaku developer gim mengungkapkan peta 5v5 terbaru bernama Sovereign’s Rise ke seluruh dunia, dan akan digunakan pada turnamen dunia Vainglory berikutnya.

Super Evil Megacorp menghadirkan beberapa peningkatan pada mode 5v5 ini. Salah satunya adalah dari sisi grafis, di mana mode ini dibekali dengan 3 juta polygon dan mampu berjalan dalam kecepatan 120fps.

Tidak hanya itu, dalam mode 5v5 ini juga hadir fitur fog of war. Fitur yang biasanya hadir di gim MOBA desktop ini berfungsi untuk membatasi jarak pandang pemain sehingga pertarungan akan berjalan dengan semakin seru.

Perubahan lain yang juga akan dihadirkan dalam mode 5v5 di Vainglory adalah keberadaan dua naga dalam pertarungan. Kedua naga tersebut akan membantu pemain dalam pertandingan apabila si pemain berhasil mengalahkan naga tersebut.

Naga pertama akan membantu pemain untuk meningkatkan kemampuan buff dari pemain. Sementara naga kedua dapat membantu pemain menghancurkan markas lawan.

Mengingat hadir dalam mode 5v5, permainan pun hadir dengan peta yang lebih besar. Karena itu, Super Evil Megacorp sudah mengembangkan sejumlah strategi baru untuk mendukung permainan di mode ini.

Sejumlah perubahan juga dilakukan dalam Vainglory mulai dari mekanika yang baru, kehadiran sungai yang dapat membantu pergerakan pemain, termasuk kehadiran teleport boots yang memungkinkan pemain bergerak lebih cepat di peta.

Leave a Reply