Tips Dalam Berpakaian Ketika Kamu Akan Melakukan Interview Kerja

Memang benar bahwa kemampuan, kompetensi dan pengalaman kerja adalah syarat utama diterima kerja. Namun, penampilan dan kesan pertama saat wawancara juga sangat penting karena dapat menjadi nilai plus dan penentu seseorang diterima di sebuah perusahaan apabila para pesaing kamu memiliki kemampuan yang setara.

Tips berpakaian saat interview kerja:

1. Pergunakan pakaian yang serasi, formal dan mengesankan jati diri profesional saat job interview. Untuk wanita bisa menggunakan kemeja / blazer dengan bawahan rok dan pria memakai kemeja + celana bahan. Pilihlah warna yang formal digunakan di kantor seperti putih, biru, hitam, ataupun krem.

2. Gunakan sepatu yang tepat. Sebaiknya menggunakan sepatu berbahan kulit yang menutupi seluruh bagian bawah kaki. (Hindari menggunakan sepatu kets, sendal dan hak tinggi).

3. Saat wawancara kerja jangan memakai aksesoris yang tidak berlebihan. Bagi wanita sebaiknya tidak menggunakan kalung, gelang ataupun cincin yang mencolok atau terlihat mewah; Untuk pria sebaiknya bila memakai jam tangan menggunakan strap yang berbahan logam / kulit.

4. Bagi wanita jangan berlebihan menggunakan kosmetik saat melakukan job interview. Gunakan warna-warna yang netral untuk bedak, lipstik atau blush on.

5. Perhatikan kondisi rambut, buat tatanan rambut serapi mungkin dan terlihat formal. Bagi wanita yang memiliki rambut panjang sebaiknya dikuncir, sementara bagi pria lebih baik memiliki rambut yang pendek dan menggunakan minyak ataupun gel.

6. Bila memakai parfum gunakan secukupnya dengan aroma wewangian yang lembut (soft).

7. Sesaat sebelum melakukan wawancara kerja teliti kembali kerapian pakaian dari kemungkinan adanya noda, sobek, lubang atau kerutan dengan berkaca di toilet. Perhatikan juga kebersihan tangan, kuku dan mulut (bila perlu gunakan penyegar mulut supaya nafas segar).

 

Tips berpakaian saat interview kerja diatas cocok digunakan bila kamu melamar di sebuah karirpekerjaan yang formal seperti bidang finansial, marketing, public relations, dll. Tapi untuk pekerjaan lain yang membutuhkan kreatifitas seperti creative designer sebaiknya memilih pakaiaan yang merefleksikan kreativitas dan jati diri.

Leave a Reply