Terserang Flu, Ini 5 Makanan Yang Biasanya Dikonsumsi Orang Jepang

Terserang Flu

Masyarakat Jepang punya sajian alami yang bisa atasi flu dan sakit tenggorokan. Salah satunya minuman yang mirip dengan eggnog khas Eropa.

Terserang flu dan pilek sering melanda saat pergantian musim. Penyakit ini membuat tubuh tak nyaman dan sulit dihindari. Namun masyarakat Jepang punya lima sajian alami yang ampuh melawan flu seperti dilansir savvytokyo.com (8/2).

1. Umeboshi

Umeboshi
Umeboshi

Umeboshi artinya ume kering. Ume merupakan sejenis buah plum yang mirip aprikot. Sedangkan jenis yang basah disebut ‘umezuke’. Buah ini bentuknya berkeriput agak basah dan ada juga yang licin. Umumnya dipakai sebagai isian onigori, disajikan sebagai acar, bahan tambahan teh, hingga diolah menjadi permen.

Ternyata umeboshi punya banyak manfaat bagi kesehatan tubuh. Seperti memberi efek alkalin, atasi kelelahan, obat pereda mabuk hingga melancarkan sistem pencernaan. Saat flu,masyarakat Jepang memakan buah ini. Caranya dengan memasukan sepotong atau dua potong umeboshi ke dalam air hangat. Kemudian aduk hingga umeboshinya hancur. Air umeboshi ini dipercaya bisa atasi flu, mual, dan menghilangkan racun dalam tubuh. Setelah meminum ini, tubuh akan berkeringat. Karenanya minuman herbal ini bisa tingkatkan sistem kekebalan tubuh.

2. Hachimitsu-Daikon

Hachimitsu-Daikon
Hachimitsu-Daikon

Hachimitsu artinya madu. Daikon artinya lobak putih Jepang. Jadi hacimitsu-daikon merupakan campuran dari lobak putih dan madu. Terdengar aneh memang, apalagi membayangkan rasanya. Tapi kedua bahan tadi dikonsumsi masyarakat Jepang untuk atasi flu, pilek, batuk hingga sakit tenggorokan.

Daikon kaya akan vitamin C dan enzim. Dua kandungan tersebut ampuh melarutkan dan mengeluarkan lendir. Sedangkan madu punya antibiotik alami yang bisa redakan radang tenggorokan. Campuran kedua bahan ini dijadikan semacam sirop obat batuk alami oleh warga Jepang.

Cara membuatnya cukup mudah. Anda hanya perlu memotong dadu lobak putih Jepang lalu masukan ke dalam toples. Kemudian tuangkan madu hingga seluruh lobak terendam madu. Lalu tutup toples dan biarkan selama tiga hingga empat jam. Saat sedang flu, Anda bisa meneguk satu sendok madu lobak 2-3 kali sehari.

3. Shoga-Yu

Shoga-Yu
Shoga-Yu

Shoga-yu atau teh jahe hangat jadi salah satu obat flu herbal paling murah dan mudah didapat di Jepang. Teh ini terbuat dari jahe yang mengandung vitamin C, asam amino, zinc, kalsium, dan phosporus. Rempah ini memang dikenal ampuh untuk sembuhkan demam dan flu.

Tidak perlu jauh ke Jepang untuk mendapat obat flu herbal ini. Anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Caranya, cukup merebus jahe cincang dengan air ke dalam panci yang tertutup rapat selama 20 hingga 30 menit. Warna air akan berubah menjadi kuning pucat. Lalu tuang ke dalam cangkir dan tambahkan satu sendok madu organik.

4. Okayu

Okayu
Okayu

Okayu artinya bubur. Bubur yang terbuat dari beras, air, dan sedikit bumbu. Umumnya dimasak dalam wadah yang terbuat dari tanah liat. Kombu atau rumput laut yang dikeringkan jadi penyedap rasa dalam pembuatan okayu. Ada bebarapa pilihan topping untuk bubur ini. Seperti bawang daun cincang, jahe yang diiris panjang kecil (julienne), jamur shitake, dan umeboshi.

Di Jepang, okayu jadi makanan wajib yang disajikan untuk anggota keluarga yang terkena flu. Selain mudah dicerna, bubur juga kaya nutrisi.

5. Tamago-sake

Tamago-sake
Tamago-sake

Tamago-sake merupakan campuran sake dan telur. Minuman ini hampir sama dengan eggnog. Hanya saja tidak menggunakan air, whisky atau rhum, tapi sake. Sake yang dipanaskan dicampur dengan madu dan kuning telur kemudian dikocok.

Minuman ini dipercaya bisa atasi flu dan sakit kepala. Biasanya tamago-sake diminum sebelum tidur. Selain bisa membuat tidur lebih nyenyak, minuman ini bisa tingkatkan sistem kekebalan tubuh.

Leave a Reply