Termasuk Squishy, Ini 5 Mainan Yang Berguna Sebagai Pereda Stress

Ada kalanya kita merasa tegang saat menanti momen-momen tertentu seperti wawancara kerja, hendak melamar sang pujaan hati, atau sekadar menunggu bus dan transportasi umum lainnya.

Bagi yang masih duduk di bangku sekolah, ada kalanya merasa juga tegang saat hendak melakukan presentasi tugas maupun menjelang ujian. Bahkan saat di rumah, kadang timbul rasa bosan dan mengantuk saat mengerjakan tugas yang membeludak.

Tapi tenang saja, beberapa tahun terakhir ini muncul sejumlah mainan berukuran kecil yang dapat menjadi pelepas stres dan rasa tegang tersebut. Mainan-mainan ini bahkan cukup viral di media sosial, khususnya YouTube.

Apa saja mainan penghilang stres tersebut?

1. Fidget Spinner

Mainan ini dalam beberapa bulan terakhir cukup viral dan populer, tak hanya di Indonesia namun hampir di seluruh dunia.

Fidget spinner namanya. Mainan ini diklaim dapat membantu meredakan stres atau meningkatkan fokus bagi orang-orang yang hiperaktif dan memilki kebiasaan fidgeting (jari tak bisa diam atau gemetar akibat rasa gelisah, bosan, dan takut).

Cara memainkannya cukup mudah, hanya dengan menaruh jari di tengah dan memutarnya dengan jari yang lain. Bentuk dari spinner ini beragam, namun yang populer adalah spinner dengan 1 buah bearing di tengah dan 3 bearing yang mengelilinginya sebagai penyeimbang yang membuatnya berputar lebih lama.

Di media sosial seperti YouTube, bermunculan banyak video yang membuat review, memamerkan trik, sampai cara membuat spinner. Ada pula video-video yang cukup ekstrem seperti mencoba memecahkan gelas dan memastikan apakah spinner dapat melukai kulit.

2. Fidget Cube

Sebelum fidget spinner, ada mainan lain yang memiliki fungsi serupa. Sama dengan spinner, fidget cube juga berguna untuk menghilangkan stres dan pikiran penat. Alat ini memiliki 6 bagian yang dapat digerakkan dan ditekan seperti click, glide, flip, breathe, roll, dan spin.

Bentuknya yang sangat kecil seperti dadu, membuat alat ini dapat dibawa dan digunakan di sekolah maupun kantor tanpa orang lain dapat mengetahui sekalipun.

Fidget cube diciptakan Matthew dan Mark McLachlan, duet kakak beradik asal Denver, Colorado, Amrika Serikat. Proyek yang awalnya diluncurkan di Kickstarter untuk menggalang dana investasi sejumlah 15 ribu dolar AS justru kini telah meraih 6,4 juta dolar AS

Kini tanpa penggalangan dana pun, mainan ini dapat terus diproduksi secara massal karena Matthew dan Mark McLachlan telah menjalin kerja sama dengan sebuah perusahaan mainan besar, Zuru Inc.

3. Slime

Slime adalah mainan yang digemari anak-anak bahkan sejumlah orang dewasa dalam beberapa tahun terakhir. Warna-warni, memilki tekstur elastis, mudah dibentuk menjadi hampir apapun, menjadi daya tarik tersendiri bagi slime.

Mainan ini cukup mudah dibuat sendiri dan beberapa YouTuber terkenal seperti Gen Halilintar, Ria Yaya Riya dan Ryan ToysReview pun menjadi salah satu panutan anak-anak untuk membuat slime di rumah.

Namun bagi para orang tua perlu berhati-hati, karena ada beberapa orang yang juga menggunakan boraks dalam membuat slime.

Selain dapat menimbulkan luka bakar, racun pada slime yang menggandung boraks bisa masuk ke tubuh lewat sistem pernapasan, pencernaan, dan kulit.

Yang mengerikan, tak jarang anak kecil yang tak paham memasukkan slime ke dalam mulutnya, bahkan dimakan.

4. Squishy

Squishy menjadi salah satu benda mainan yang cukup populer belakangan ini. Mainan ini terbuat dari karet yang sangat elastis.

Bentuk squishy disesuaikan dengan target pasar utamanya, yakni anak-anak seperti buah-buahan, tokoh kartun, dan hewan-hewan lucu. Tak sekadar mainan, squishy juga dianggap dapat menstimulasi kemampuan motorik dan sensorik ketika sang anak berusaha menggengam dan merasakan bentuk dari mainan tersebut.

Squishy juga cukup viral di YouTube dengan adanya beberapa YouTuber yang penasaran hingga mencoba membedah isinya dan bahkan memasaknya.

Hal tersebut patut diawasi orang tua agar tidak dicontoh anak-anaknya.

5. Stress Ball

Stress ball hampir sama dengan squishy yang elastis dan membuat ketagihan untuk ditekan berulang-ulang. Namun stress ball lebih ditujukan untuk remaja dan dewasa.

Bentuknya pun hanya bulat berukuran seperti bola tenis. Meski demikian, terkadang ada sejumlah produsen yang menghiasi stress ball dengan gambar atau pesan-pesan unik.

Ketika seseorang menggenggam stres ball dengan kuat, lalu melepaskannya kembali, maka sirkulasi darah akan menjadi lebih lancar, melepaskan hormon stres (kortisol) yang terpendam.

Mainan ini cocok untuk melepaskan stres saat belajar di sekolah maupun bekerja di kantor.

Leave a Reply