Temukan Rumus Baru, Dua Ilmuwan Matematika Diberi Rp 39 Miliar

Dua ahli matematika berhasil mengantongi Rp39 miliar karena dianggap telah berjasa mengungkap sebuah rumus. Rumus itu diklaim akan bisa membantu para ilmuwan untuk memahami adanya dimensi tambahan.

Keduanya adalah Christopher Hacon, seorang ahli matematika dari University of Utah, dan koleganya James McKernan, fisikawan dari University of California di San Diego. Mereka memenangkan Breakthrough Prize 2018 di bidang matematika.

Mereka mengubah teori yang selama ini telah dipercaya para ahli matematika tentang berapa banyaknya jenis solusi yang bisa dimiliki persamaan polinomial.

Persamaan polinomial adalah teori utama dalam pelajaran aljabar di sekolah menengah, seperti  x^2+5X+6 = 1.  Variabel ini diangkat ke seluruh bilangan eksponen melalui ditambahkan, dikurangkan dan dikalikan.

Para ahli matematika menunjukkan bahwa bahkan polinomial yang sangat rumit hanya memiliki sejumlah solusi yang terbatas. Apalagi Polinomial dari beberapa jenis mewakili beberapa bentuk yang berbeda pula.

Misalnya, persamaan x^2+5X+6 = 1 yang mendefinisikan sebuah lingkaran, sedangkan kelas polinomial terkenal lainnya mendefinisikan bola, donat atau bentuk sepak bola. Semakin banyak variabel, semakin banyak dimensi polinomial yang dijelaskan, dan semakin besar bentuk solusi yang mungkin terjadi.

Selama beberapa dekade, ahli matematika memiliki firasat bahwa polinomial dengan banyak dimensi masih memiliki sejumlah bentuk solusi yang terbatas. Bukti baru menunjukkan bahwa intuisi matematis ini memang benar, setidaknya untuk kelas bentuk tertentu (seperti donat, yang setidaknya memiliki satu lubang).

Untuk menjelaskan bukti ini, para peneliti menggunakan ‘Lemma’ dengan teknik yang tinggi, atau sebuah argumen berdasarkan masalah yang tak terlalu menarik. Ketika mereka menyadari bahwa lemma ini bisa memecahkan masalah model minimal yang sudah lama terbuka lebar, penemuan mereka pun tersimpulkan dengan cepat.

“Menariknya, bukti baru tersebut tidak mengungkapkan berapa banyak jenis solusi terhadap polinomial dimensi yang diberikan atau bahkan seperti apa solusi tersebut; hanya mengungkapkan bahwa jumlah bentuk yang mungkin dibutuhkan solusi tersebut menjadi tidak terbatas,” kata Hacon, dikutip dari Live Science.

Meski temuan Hacon dan McKernan itu belum bisa diaplikasikan dalam dunia praktis namun di masa depan bisa menjadi dasar penemuan adanya dimensi lain di alam semesta.

“Selama ini teorinya adalah seharusnya ada ekstra enam dimensi di alam semesta yang tidak bisa kita saksikan. Namun pertanyaannya, seberapa banyak kemungkinan enam dimensi ini terbentuk dan bagaimana bentuk-bentuk ini bisa mempengaruhi alam semesta yang kita lihat?” ujar Hacon.

Ini artinya, jelas Hacon, enam dimensi ruang tidak bisa digambarkan benar-benar hanya dengan menggunakan kertas dua dimensi tapi intinya bisa ditangkap menggunakan rumus matematika.

Leave a Reply