Tahun 2019 Ubisoft Akan Kembali Istirahatkan Assassin’s Creed

Creed

Sejak melakukan debut pada tahun 2007 silam, Asassin’s Creed sangat dikenal sebagai franchise tahunan. Tetapi, pada tahun 2015 lalu, Ubisoft memutuskan untuk mengambil rehat setelah Syndicate. Seri berikutnya, Assassin’s Creed Origins dirilis 2 tahun setelah dirilisnya Syndicate, hal itu membuat tahun 2016 menjadi tahun absen bagi franchise ini. Dan setelah perilisan Assassin’s Creed Odyssey nanti, Ubisoft sepertinya juga akan kembali mengistirahatkan kembali franchise ini untuk tahun depan.

Seperti dilansir dari Gamespot, Yves Guillemot, CEO dari Ubisoft mengkonfirmasi bahwa tidak akan ada seri full-pledged Assassin’s Creed untuk tahun depan. Rencana untuk tahun depan hanya akan sekedar memberikan support konten untuk Odyssey. Alasan mengapa Odyssey dirilis satu tahun setelah Origins adalah karena kedua game dikerjakan dalam waktu yang sama, tetapi Odyssey memakan waktu lebih lama karena sengaja dibuat lebih besar dari Origins dari segi konten.

Keputusan untuk tidak lagi dirilis pertahun diambil oleh Ubisoft agar game bisa tetap “fresh” serta untuk menghindari tingkat penjualan game yang semakin turun setiap tahunnya. Guillemot sendiri merasa jika waktu pengembangan yang lebih lama ini menjadi solusi paling tepat, tidak hanya untuk memberikan developer waktu lebih banyak dalam mengerjakan proyek mereka, tetapi juga agar gamer tidak terlalu bosan melihat franchise yang sama tiap tahun.

Assassin’s Creed Odyssey, seri tahun ini, rencananya akan dirilis pada 5 Oktober mendatang untuk PC, PS4, dan Xbox One. Seri ini diklaim akan menjadi seri yang paling berbeda dari segi gameplay. Seri ini juga akan menjadi yang pertama untuk miliki quest bercabang, opsi dialog, dan ending lebih dari satu.

Leave a Reply