Sudah 4 Tahun Hilang, Malaysia Optimis MH370 Masih Bisa Ditemukan

MH370

Empat tahun sudah pesawat Malaysia Airlines MH370 hilang. Operasi pencarian gabungan tiga negara yakni Australia, Malaysia, dan China, sempat dihentikan pada Januari 2017. Upaya tersebut kini dilanjutkan oleh perusahaan eksplorasi bawah laut Ocean Infinity.

Dua kru asal Malaysia yang ikut dalam operasi pencarian, Azmi Rosedee dan Abdul Halim Ahmad Nordin mengatakan, Ocean Infinity mengerahkan upaya terbaik mencari bangkai pesawat MH370. Keduanya masih optimis bangkai pesawat dapat ditemukan meski saat ini terkendala cuaca buruk.

“Kami telah melalui sejumlah hari-hari yang berat. Operasi terus berlanjut meski laut terkadang menyulitkan. Tetapi kondisi itu tidak memungkinkan kami mengerahkan AUV (mesin pencari). Ini menghambat kami,” tutur keduanya, dinukil dari The Guardian, Kamis (8/3/2018).

“Selain itu, dasar laut di wilayah pencarian berbukit dan tidak rata. Hal ini juga mengganggu kemampuan AUV untuk benar-benar menyisir wilayah tersebut,” imbuh Rosedee dan Abdul Halim.

Kehadiran kedua kru yang berasal dari latar belakang militer itu sempat memicu kekhawatiran bahwa pemerintah membatasi area serta mengontrol pencarian. Namun, kekhawatiran itu dibantah Kepala Staf Angkatan Laut Malaysia, Laksamana Tan Sri Ahmad Kamarulzaman Ahmad Badaruddin.

“Biaya pencarian ini ditanggung oleh pemerintah, jadi sangat penting perwakilan kami berada di atas kapal untuk mengamati pencarian. Keduanya akan menjadi mata dan telinga kami serta memastikan pencarian berlangsung mulus,” ujar sang laksamana.

Ocean Infinity mengerahkan kapal Seabed Constructor yang disewa dari Norwegia untuk mencari bangkai pesawat maskapai Malaysia Airlines MH370 di area prioritas seluas 25 ribu kilometer (km) persegi. Sejak 17 Januari, kapal itu sudah mencari di area seluas 16 ribu km persegi. Para pejabat Malaysia memprediksi 85% kemungkinan bangkai pesawat akan ditemukan di area tersebut.

Jika pencarian di area tersebut tidak berhasil, maka Ocean Infinity akan meluaskan pencarian ke 48 ribu km persegi. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu memiliki kontrak pencarian selama 90 hari hingga Juni mendatang dengan klausul tidak akan dibayar jika pesawat MH370 tidak ditemukan.

Sementara itu, pemerintah Malaysia bersiap untuk menerbitkan laporan menyeluruh mengenai hilangnya pesawat MH370 kepada pihak keluarga penumpang. Namun, rilis laporan tersebut akan ditunda hingga pencarian yang dilakukan Ocean Infinity akan berakhir.

“Apabila pesawat ditemukan, tim akan melakukan penyelidikan lebih lanjut. Jika tidak ditemukan dan diambil keputusan bahwa pencarian dihentikan, tim akan melanjutkan penyelesaian laporan serta menerbitkannya dalam hitungan bulan,” demikian bunyi pernyataan otoritas terkait, mengutip dari Reuters.

Perdana Menteri (PM) Malaysia, Najib Razak, menekankan kembali komitmen Negeri Jiran untuk menemukan bangkai pesawat. Ia mendorong agar komunitas penerbangan internasional untuk mengambil langkah-langkah guna memastikan langit di Malaysia lebih aman ke depannya.

Leave a Reply