Sudah 12 Tahun, Ilmuwan Ingin Pluto Kembali Masuk Ke Daftar Planet

Pluto

Tentu kita sering mendengar tentang pluto. Pluto adalah planet kerdil yang dulu menjadi anggota planet Galaksi Bima Sakti. Pada tahun 2006, pluto ‘dikeluarkan’ dari jajaran planet-planet yang mengorbit pada Matahari.

Pada waktu itu, International Astronomy Union (IAU) menganggap kalau Pluto ini tidak memenuhi syarat wajib sebagai planet, teman-teman. Alasannya, sebuah planet seharusnya memiliki gravitasi yang cukup besar dalam tubuhnya untuk “membersihkan orbitnya”.

Dalam hal ini, ternyata gravitasi planet tetangganya alias Neptunus, ikut mempengaruhi aktivitas orbit planet Pluto. Selain itu, planet Pluto juga membagi orbitnya dengan sabuk Kuiper.

Nah, karena itulah semenjak saat itu status Pluto berubah menjadi planet kerdil. Baru-baru ini, ada kelompok ilmuwan yang menyarankan kalau Pluto kembali dimasukkan dalam daftar planet.

Menurut Philip Metzger, penulis utama dari studi ini, standar yang ditetapkan oleh IAU untuk sebuah planet ini kurang sesuai dengan penelitian terdahulu, nih. Tim peneliti menyatakan kalau standar IAU tentang “membersihkan orbit” ini kurang jelas.

Philip Metzger menyarankan untuk kembali pada sumber tertulis yang sejak dulu menjelaskan apa itu planet dan benda langit lainnya, yaitu melalui cara mereka terbentuk. Temuan peneliti menyarankan untuk mengenali planet dengan cara mengetahui apakah mereka cukup besar untuk membentuk bola dengan gravitasi mereka sendiri, teman-teman.

Satu hal yang membuat para peneliti ini menyarankan agar Pluto kembali menjadi planet adalah karena ia lebih hidup dari Mars. Pluto diketahui memiliki ciri geologis yang sangat mirip dengan Bumi.

Karena ia memiliki samudra bawah tanah, senyawa organik, danau-danau kuno, dan beberapa bulan.

Leave a Reply