Spurs Bisa Menang Lagi Di Stamford Bridge Setelah 28 Tahun

Tottenham Hotspur

Tottenham Hotspur memetik kemenangan saat melawat ke markas Chelsea. Hasil itu menyudahi puasa kemenangan yang sangat panjang, 28 tahun.

Di Stamford Brigde, Minggu (1/4/2018) malam WIB, Spurs memetik kemenangan dengan skor akhir 1-3. Kemenangan itu didapat dengan tak gampang.

Spurs tertinggal lebih dulu setelah Alvaro Morata mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan. Tendangan jitu Christian Eriksen yang menjadi penyama kedudukan saat babak pertama.

Dele Alli kemudian menjadi penentu kemenangan The Lilywhites. Dia mampu mencatatkan sepasang gol, hingga Spurs menutup pertandingan dengan skor 3-1.

Kemenangan bagi Spurs ini merupakan yang pertama setelah menjalani 31 pertandingan tandang di semua kompetisi. Terakhir kali Spurs menang di Stamford Bridge terjadi pada 13 Februari 1990.

Saat itu Spurs menang 2-1, Gary Lineker dan David Howells yang menjadi penentu kemenangan saat itu.

Conte Tak Khawatir Andai Dipecat Chelsea

Kekalahan Chelsea atas Tottenham Hotspur membuat nasib manajer Antonio Conte disorot. Pria asal Italia itu menegaskan tidak khawatir andai dipecat The Blues.

Chelsea kalah 1-3 saat menjamu Spurs di Stamford Bridge, Minggu (1/4/2018), dalam lanjutan Liga Inggris pekan ke-31.Di laga itu, Chelsea sedianya sempat unggul lebih dulu lewat sundulan Alvaro Morata.

Tapi kemudian Spurs bisa membalas lewat gol indah Christian Eriksen dan dua gol Dele Alli yang didapat dari lengahnya barisan pertahanan tuan rumah. Tuan rumah pun kalah untuk pertama kalinya dari sang rival dalam kurun waktu 28 tahun terakhir.

Kekalahan itu membuat Chelsea tertahan di peringkat lima, tertinggal delapan angka dari Spurs di peringkat empat. Gagal tampil di Liga Champions pun mulai membayangi Chelsea.

Hal itu cukup ironi mengingat musim lalu Chelsea sedianya bisa menjuarai Liga Inggris. Kini peluang Chelsea sukses tinggal dari ajang Piala FA, di mana mereka sudah sampai semifinal.

Conte pun disebut menjadi orang yang bertanggung jawab atas performa buruk Chelsea. Manajer asal Italia itu terancam dipecat manajemen klub.

Selepas pertandingan, Conte mengaku tidak khawatir bakal kehilangan pekerjaannya. Ia menegaskan sudah memberi segalanya untuk klub.

“Tidak, saya tidak khawatir. Sejujurnya, saya berpikir kalau saya, dan pemain, sudah memberi segalanya musim ini,” kata Conte seperti dilansir¬†Independent.

“Kami bekerja sangat keras untuk bisa mendapatkan musim yang bagus, tapi saya pikir pada akhirnya, kami pantas mendapat hasil seperti ini. Artinya, begini nilai kami saat ini.”

“Anda harus tanyakan klub, bukan ke saya. Saya ulangi: tugas saya adalah bekerja, bekerja, dan saya tahu saya bekerja 24 jam untuk Chelsea. Saya beserta staf. Ini tugas kami. Kemudian klub harus mengambil keputusan. Tapi saya ulangi, saya tidak khawatir dengan hal ini,” Conte menegaskan.

Leave a Reply