Serie A, AC Milan Kalahkan Lazio Dengan Skor Tipis 2-1

Serie A

AC Milan kembali mengemas kemenangan penting di Serie A usai mengalahkan Lazio di pekan ke-22. I Rossoneri menang tipis atas Biancoceleste dengan skor 2-1.

Bertanding di Stadion San Siro, Senin (29/1/2018) dini hari WIB, Milan dan Lazio terlibat jual beli serangan yang sengit sepanjang babak pertama. Berkali-kali peluang diciptakan kedua tim.

Milan unggul lebih dulu di menit ke-15. Tendangan bebas Hakan Calhanoglu bisa disundul Patrick Cutrone masuk ke gawang Lazio yang dijaga Thomas Strakosha.

Tapi lima menit berselang, Lazio mampu menyamakan kedudukan jadi 1-1. Menerima bola di kotak penalti, Adam Marusic melepaskan sepakan placing kaki kiri yang gagal dibendung Gianluigi Donnarumma.

Selepas kedudukan kembali imbang, Milan dan Lazio saling menebar ancaman. Di menit ke-30, tim tamu nyaris membobol gawang Milan andai sundulan Sergei Milinkovic-Savic tidak digagalkan Donnarumma.

Dua menit berselang, Lazio kembali mengancam lewat Luis Alberto. Namun sepakannya dari luar kotak penalti masih membentur mistar atas gawang Milan.

Milan gantian menekan di menit ke-42. Calhanoglu melepaskan tendangan keras mengarah ke gawang Lazio, namun Strakosha melakukan penyelamatan gemilang dengan menepisnya.

Tapi dua menit berselang, Milan akhirnya bisa membobol gawang Lazio. Davide Calabria melepaskan crossing dari sisi kanan ke jantung pertahanan Lazio. Ada Giacomo Bonaventura di sana, gelandang berusia 28 tahun itu lantas menyundulnya masuk ke dalam gawang Lazio.

Gol itu membuat Milan menutup babak pertama dengan keunggulan 2-1 atas Lazio.

Babak kedua bergulir, Lazio berinisiatif menekan guna mencari gol penyeimbang. Sebaliknya Milan lebih banyak menunggu untuk melakukan serangan balik. Meski begitu, serangan tuan rumah yang terbilang efektif.

Di menit ke-66, Sergei Milinkovic-Savic punya peluang mencetak gol. Namun upayanya bisa digagalkan bisa diblok. Tiga menit berselang, lagi-lagi peluang Milinkovic-Savic digagalkan berkat aksi Donnarumma.

Di menit ke-85, Senad Lulic mendapat peluang mencetak gol. Menerima umpan Felipe Anderson, Lulic malah kurang siap sehingga bola gagal diteruskan menjadi gol dan bisa diamankan Donnarumma.

Tekanan terus dilancarkan Lazio hingga mas injury time. Marco Parolo melepaskan tendangan di menit ke-90+3, tapi bola masih melenceng. Hingga laga tuntas, keunggulan Milan 2-1 atas Lazio tetap bertahan.

Hasil ini membuat Milan naik ke peringkat tujuh dengan raihan 31 poin, sama dengan Sampdoria di posisi enam yang unggul jumlah gol. Sementara Lazio masih berada di peringkat tiga dengan 46 poin.

Susunan Pemain

AC Milan:¬†Gianluigi Donnarumma, Davide Calabria, Leonardo Bonucci, Alessio Romagnoli, Luca Antonelli (Ignazio Abate 71′), Frank Yannick Kessie, Lucas Biglia, Giacomo Bonaventura, Suso (Fabio Borini 81′), Hakan Calhanoglu, Patrick Cutrone (Andre Silva 71′)

Lazio:¬†Thomas Strakosha, Stefan Daniel Radu, Stefan de Vrij (Luiz Felipe 74′), Bastos, Senad Lulic, Sergei Milinkovic-Savic, Lucas Leiva (Felipe Anderson 52′), Marco Parolo, Adam Marusic (Nani 83′), Luis Alberto, Felipe Caicedo

Gattuso Akui Gol Pertama Milan Berbau Handball

Kamera memperlihatkan gol pertama AC Milan saat mengalahkan Lazio 2-1 berbau handball. Pelatih Gennaro Gattuso mengakui hal itu.

Milan mengalahkan Lazio 2-1 di Stadion San Siro, Senin (29/1/2018) dini hari WIB, dalam lanjutan pekan ke-22 Liga Italia Serie A. Milan memimpin lebih dulu lewat aksi Patrick Cutrone.

Di menit ke-15, Cutrone bisa menanduk bola tendangan bebas Hakan Calhanoglu dari sisi kanan. Bola gagal dibendung kiper Lazio Thomas Strakosha.

Dalam tayangan lambat, bola rupanya tidak mengenai kepala Cutrone. Terlihat tangannya yang ternyata membuat bola meluncur masuk ke gawang Lazio.

Gol itu rupanya luput dari pantauan Video Assistan Referee (VAR). Justru tayangan lambat kamera televisi yang memperlihatkan gol tangan itu.

Gattuso menilai seharusnya gol itu memang tidak disahkan. Tapi ia menegaskan timnya juga tidak bisa disalahkan atas keteledoran ini.

“Saya pikir dia mencetak dengan kepalanya, tapi setelah melihatnya lagi, saya melihat itu gol yang tidak seharusnya. Tapi saya rasa tidak adil kalau hanya menilainya dari satu episode (pertandingan) saja,” Gattuso mengatakan seperti dikutip Reuters.

Simone Inzaghi, pelatih Lazio, juga menyayangkan gol tersebut disahkan wasit Massimilano Irrati. Ia juga mempertanyakan teknologi VAR yang tidak digunakan dalam insiden itu.

“Saya ingin sekali kalah tanpa VAR di tengah musim. Itu luar biasa. Gol pertama mereka seharusnya tidak disahkan. Mereka harus menjelaskannya,” Inzaghi mengeluh.

“Tendangan bebas yang dikonversi dengan tangan, ini sulit dipercaya,” Inzaghi menegaskan.

Kekalahan ini membuat Lazio masih berada di peringkat tiga dengan 46 poin, sementara Milan naik ke posisi tujuh dengan 34 poin.

Leave a Reply