Sergio Ramos Protes Perihal Messi Tekan Wasit Di Lorong Pemain

Sergio Ramos

Sergio Ramos menyoroti sikap Lionel Messi yang menekan wasit saat jeda babak laga Barcelona vs Real Madrid.

Sempat unggul lebih dulu melalui Luis Suarez, Barcelona menyudahi babak pertama perjamuan terhadap Real Madrid dengan skor 1-1. Cristiano Ronaldo mencetak gol penyama.

Sesaat sebelum turun minum wasit mengeluarkan kartu merah pada Sergi Roberto. Wing back Barcelona itu dianggap melakukan pelanggaran keras karena memukul Marcelo.

Banyak pemain Barcelona memprotes keputusan tersebut, termasuk Messi. Protes Messi pada sang pengadil ternyata tak cuma terjadi di atas lapangan. Menurut Sergio Ramos, Messi terus menekan wasit meski sudah masuk lorong ganti pemain.

“Messi menekan wasit di lorong saat jeda pertandingan. Saya tak tahu apakah ada kamera di sana, dan saya tidak tahu apakan dia (wasit) membuat keputusan lain di babak kedua,” ucap Ramos dikutip dari Marca.

“Bagaimanapun, penting untuk meninggalkan hal-hal semacam ini di lapangan. Anda harus menunjukkan rasa hormat,” lanjut kapten Madrid itu.

Duel Barcelona vs Real Madrid pada akhirnya tuntas 2-2. Lionel Messi mencetak gol kedua Barcelona, namun kembali disamakan oleh gol indah Gareth Bale.

Sergi Roberto Pukul Marcelo, Valverde Kaget

Sergi Roberto mendapat kartu merah di laga El Clasico karena dianggap memukul Marcelo. Pelatih Ernesto Valverde mengaku terkejut atas pukulan pemainnya.

Barcelona bermain imbang 2-2 saat menjamu Real Madrid di Camp Nou, Senin (7/5/2018) dinihari WIB. Dua gol Barcelona dicetak Luis Suarez dan Lionel Messi. Sementara dua gol Madrid dicetak Cristiano Ronaldo dan Gareth Bale.

Di laga ini Barca harus bermain dengan 10 orang. Jelang turun minum, Sergi Roberto diacungi kartu merah langsung oleh wasit Alejandro Hernandez. Full back kanan Blaugrana itu dianggap memukul wajah Marcelo.

Valverde mengaku terkejut dengan insiden pemukulan itu. Tapi, dia masih harus melihat tayangan ulang lagi untuk memastikan apakah pemainnya tersebut melakukan kesalahan.

“Ada banyak momen kontroversial. Saya harus melihat tayangan ulangnya lagi agar lebih jelas. Pelanggaran Sergi Roberto aneh. Saya terkejut dia memukul wajah Marcelo. Saya harus melihat tayangan ulangnya lagi,” kata Valverde seperti dikutip dari┬áMarca.

Meski dalam posisi kalah jumlah pemain, Barca bisa mencetak gol kedua ke gawang Madrid di paruh kedua. Akan tetapi, pada akhirnya Madrid bisa menyamakan skor untuk kedua kalinya.

“Di pertandingan seperti ini pasti ada tensi. Intensitas pertandingan sangat tinggi sejak menit awal. Kami pasti ingin mengalahkan rival. Gol itu terjadi dengan cepat, dan semua makin sulit saat keluar kartu merah,” tambahnya

“Di babak kedua, kami berjuang keras karena dalam posisi kurang menguntungkan. Kami tidak berhenti menyerang. Kami harus bekerja sama dan tak menyerah dalam menyerang lawan,” ujar Valverde.

Suarez Akui Langgar Varane Sebelum Bikin Assist Untuk Gol Messi

Luis Suarez menjadi salah satu kontroversi dalam hasil seri 2-2 di El Clasico. Dia mengaku melanggar Raphael Varane sebelum terlibat dalam gol kedua Barcelona.

Menjamu Real Madrid di Camp Nou, Senin (7/5) dinihari WIB, striker Barcelona itu membuka keunggulan timnya di menit ke-10. Madrid menyamakan skor lewat Cristiano Ronaldo empat menit kemudian untuk menandai babak pertama sama kuat 1-1.

Kendati bermain dengan 10 orang usai kartu merah Sergi Roberto sebelum turun minum, Barca mampu memperbesar keunggulan lewat Lionel Messi di menit ke-52 setelah menerima umpan Suarez. Proses terjadinya gol itulah yang diperdebatkan.

Dalam tayangan ulang memperlihatkan bahwa Varane memenangi duel body dengan Suarez untuk menguasai bola di area tengah lapangan. Namun, setelah itu Suarez mengaitkan kakinya ke bek Prancis itu sehingga jatuh tersungkur untuk merebut bola.

Wasit tidak menganggap insiden tersebut sebagai pelanggaran sehingga Suarez dengan leluasa berakselerasi sebelum mengirim umpan mendatar kepada Messi. Pemain yang disebut terakhir melewati dua pemain lawan sebelum menceploskan bola ke gawang Madrid dengan sepakan akurat.

“Kurasa itu tadi sedikit pelanggaran karena Varane mengontrol bola dan aku menaruh kakiku di situ. Kaget juga karena wasit tetap meneruskan permainan,” aku Suarez kepada Movistar, yang dilansir AS.

Namun, Madrid memastikan pertandingan berakhir sama kuat menyusul gol cantik yang dibuat Gareth Bale di menit ke-72. Madrid mampu memanfaatkan keunggulan jumlah pemain setelah bek Barca Sergi Roberto dikartumerah di akhir babak pertama.

“Sudah jelas Clasico dimainkan dalam kondisi-kondisi seperti ini. Kedua tim sama-sama ingin menang, dan well, akhirnya seri. Sudah pasti kami ingin menang, tapi kartu merahnya melukai kami. Tim bermain dengan sangat baik dan hasil seri tidak terlalu buruk,” simpul striker Uruguay ini.

Leave a Reply