Semut Tidak Bisa Lewat, Itulah Pengawalan Ketat Kim Jong-un

Kim Jong-un

Ketika Pemimpin Korea Utara, Kim Jong-un, menginjakkan kaki di Korea Selatan, dia dikawal ketat oleh sejumlah pengawal berbadan tegap.

Mereka pertama kali nampak ketika mengawal Kim saat mendekat ke garis demarkasi militer sebelum berjabat tangan dengan Presiden Moon Jae-in. Penampilan para pengawal yang memakai pakaian sipil lengkap dilengkap earphone di telinga, begitu mencolok.

Gaya para pengawal tersebut nampak mirip dengan pasukan pengawalan Presiden AS, Secret Service.

Bukan cuma saat datang, kala Kim meninggalkan Korsel untuk makan siang di Korut, dengan siap sedia mereka membentuk perisai manusia di sekeliling mobil yang ditumpangi. Sembari berlari kecil keseluruhan bodyguard tersebut mengawal mobil Kim sampai ke Korut.

Para bodyguard tersebut tidak sembarangan dipilih. Mereka ‘diizinkan’ menjaga Kim bila memenuhi kriteria, seperti bentuk dan kesehatan badan, kemampuan menembak, keahlian bela diri, dan bahkan tampang.

Pasukan pengawal Kim dikenal sebagai Garda Komando. Anggota kelompok tersebut bertanggung jawab atas keamanan pemimpin mereka secara penuh.

Setiap anggota Garda Komando merupakan sosok yang sangat dekat dengan keluarga penguasa Korut, keluarga Kim.

Pengamanan super ketat bagi Kim memang berlaku, baik ketika pemimpin itu berada di luar negeri atau dalam negeri.

Jika orang asing datang ke acara yang dihadiri maka dia harus datang beberapa jam sebelum acara. Prosedur keamanan yang ketat seperti pemeriksaan badan sampai menyerahkan seluruh peralatan elektornik termasuk telepon genggam.

Kisah mengenai ketatnya pengamanan Kim dan keluarganya, pertama terungkap dari memoar seorang pembelot Korut, Ri Yong-guk.

Pria yang sempat masuk ke dalam kelompok elite ini menyebut ketika Kim blusukan ke penjuru Korut maka ada enam lapis pengamanan yang dilakukan.

“Ini adalah salah satu pengawalan terketat di dunia,” sebut Ri seperti dikutip dariAFP,Jumat (27/4).

“Bahkan seekor semut akan sulit keluar jika ada dalam lingkar pengamanan ini,” pungkas dia.

Leave a Reply