Sempat Unggul, Real Madrid Diimbangi Levante 2-2

Real Madrid

Real Madrid hanya mendapat satu poin dari lawatannya ke markas Levante. Sempat unggul dua kali, Madrid akhirnya harus puas dengan hasil akhir 2-2.

Dalam pertandingan di Estadio Ciudad de Valencia, Minggu (4/2/2018) dini hari WIB, Madrid unggul lebih dulu lewat tandukan Sergio Ramos. Namun Levante membalas jelang turun minum melalui sepakan Emmanuel Boateng.

Di paruh kedua, Isco mengembalikan keungggulan Madrid. Tapi kemenangan Madrid buyar setelah Giampaolo Pazzini mencetak gol untuk Levante di menit ke-89.

Hanya dapat tambahan satu poin, Madrid tak beranjak dari posisi empat klasemen dengan 39 poin dari 21 pertandingan. Sementara Levante menempati peringkat ke-17 dengan 20 poin.

Jalannya Pertandingan

Menghadapi Levante, Madrid bertekad meneruskan momentum usai memetik dua kemenangan beruntun. mengambil inisiatif menyerang, Madrid mendapat peluang untuk mencetak gol lebih dulu di menit ke-11. Namun tendangan Marcelo hanya menghasilkan sepak pojok.

Dari sepak pojok itu, Madrid mampu menjebol gawang Levante. Tendangan sudut yang dieksekusi Toni Kroos diteruskan Sergio Ramos dengan sundulan.

Cristiano Ronaldo tak mampu memaksimalkan kans saat tinggal berhadapan dengan Oier Olazabal setelah menerima bola dari Gareth Bale. Upaya Ronaldo untuk mengecoh Oier justru membuat bola melambung di atas mistar gawang.

Tendangan Kroos dari luar kotak penalti masih bisa ditepis oleh Oier. Bola muntah yang coba dimaksimalkan oleh Ronaldo juga diblok Oier.

Levante kemudian justru mampu mencetak gol balasan saat babak pertama tersisa tiga menit. Jose Morales menjaga posisinya tetap onside saat menerima sebuah umpan lambung. Dia kemudian melepaskan tembakan, tapi bola ditepis oleh Keylor Navas.

Bola muntah tak disia-siakan oleh Emmanuel Boateng. Dia langsung menyambar bola dengan mengarahkan tendangannya ke pojok kanan gawang Navas.

Di babak kedua, serangan-serangan Madrid masih menemui tembok tebal pertahanan Levante. Kali ini upaya Madrid lewat tendangan Ronaldo diblok oleh Doucoure Corner.

Levante gantian menyengat lewat serangan balik. Morales yang menerima bola dari Doucoure kemudian melakukan penetrasi hingga ke kotak penalti. Setelah tendangannya hanya mengenai Modric, bola kemudian jatu ke kaki Lerma. Penyelesaian akhir Lerma juga tak membuahkan hasil karena bola diblok Navas.

Oier kembali menggagalkan peluang Madrid. Dia menepis tendangan Modric di depan gawang dan menggagalkan peluang Ramos.

Madrid kembali unggul setelah Isco mencetak gol di menit ke-81. Isco menaklukkan Oier dengan tendangan dari dalam kotak penalti setelah menerima bola dari Benzema.

Levante menyia-nyiakan sebuah peluang bagus untuk menyamakan skor. Roger yang berdiri bebas saat menerima bola dari Morales justru tak mampu mengarahkan sundulannya ke gawang.

Namun Levante pada akhirnya benar-benar mampu mencetak gol balasan. Giampaolo Pazzini, yang melakukan debutnya untuk Levante, mencetak gol untuk mengubah skor menjadi 2-2. Tendangannya sempat ditepis Navas, tapi bola terlalu kencang dan meluncur ke gawang.

Tersengat oleh gol Pazzini, Madrid mencoba mencari gol kemenangan. Namun mereka tak mampu menambah gol di sisa waktu pertandingan. Tendangan Lucas Vazquez masih bisa diamankan Oier, sementara sundulan Modric melayang di atas mistar gawang.

Susunan Pemain

Levante: Oier; Coke, Postigo, Rober, Luna; Doukoure, Lukic, Lerma (Roger 68); Morales, Boateng (Jason 60), Ivi (Pazzini 77)

Real Madrid: Keylor; Carvajal, Varane, Ramos, Marcelo; Modric, Casemiro, Kroos (Vazquez 90); Bale (Isco 66), Benzema, Ronaldo (Asensio 82)

Madrid Gagal Jaga Konsentrasi

Real Madrid gagal meraih poin penuh usai diimbangi Levante 2-2. Sang kiper Keylor Navas menyebut timnya kehilangan konsentrasi setelah unggul.

Dalam pertandingan di Estadio Ciudad de Valencia, Minggu (4/2/2018) dini hari WIB, Madrid unggul lebih dulu lewat tandukan Sergio Ramos. Tapi, Levante mampu menyamakan kedudukan lewat Emmanuel Boateng.

Di paruh kedua, Isco kembali membuat Madrid unggul. Tapi, Madrid malah membiarkan Giampaolo Pazzini mencetak gol untuk Levante pada menit ke-89.

Statistik menunjukkan Madrid tampil dominan dalam penguasaan bola, hingga 72 persen dan membuat 23 percobaan dengan sembilan yang on goal. Sebaliknya, Levante menunjukkan penampilan efektif dengan membuat 12 attempt dan empat yang tepat sasaran.

Navas menilai rekan-rekannya sudah tampil maksimal dengan mampu menguasai jalannya pertandingan. Tapi, justru mereka kehilangan konsentrasi setelah unggul.

“Itu sulit. Tim sudah mencoba, namun hasilnya tak sesuai harapan. Kami harus menyadari kalau kerja keras menjadi satu-satunya kunci untuk tetap unggul,” kata Navas seperti dikutip situs resmi klub.

“Di dalam pertandingan, kami harus berkonsentrasi penuh selama 90 menit untuk meraih kemenangan. Ini salah satu pertandingan yang bisa kami kontrol, namun mereka membuat satu peluang dan berhasil menciptakan gol. Saya melihat banyak peluang untuk membalikkan keunggulan lagi,” ujar dia.

Dengan hanya mampu menambah satu poin, Madrid pun tak beranjak dari posisi keempat di papan klasemen. Mereka mengantongi 39 poin dari 21 pertandingan.

Peringkat itu membuat Navas meminta skuat Madrid tak terpecah belah. Dia juga mengharapkan dukungan fans.

“Ini waktunya untuk lebih solid. Saya berharap fans yang datang ke stadion adalah fans yang percaya kalau kami mampu terus melaju karena itulah yang kami butuhkan saat ini,” ujar Navas.

“Di setiap momen yang sulit, seluruh pemain wajib mengeluarkan potensi yang dimilikinya,” dia menambahkan.

Alarm Madrid Sebelum Hadapi PSG

Real Madrid memetik pelajaran dari hasil imbang dengan Levante 2-2. El Real diminta jangan sampai membuat kesalahan serupa saat menghadapi Paris Saint-Germain di Liga Champions.

Madrid diimbangi Levante 2-2 meski selalu unggul lebih dulu dalam pertandingan di Estadio Ciudad de Valencia, Minggu (4/2/2018) dini hari WIB. Memimpin kedudukan 1-0 lewat tandukan Sergio Ramos, namun Madrid kemudian diimbangi Levante lewat gol Emmanuel Boateng. Kembali unggul 2-1 lewat Isco, gawang Keylor Navas kembali kebobolan oleh gol Giampaolo Pazzini.

Padahal, dari sisi penguasaan bola Madrid tampil dominan. Los Blancos membuat 72 persen ball possession dengan attempt 23 dan sembilan yang on goal.

Gelandang bertahan Madrid, Casemiro, meminta agar skuat Madrid tak menyepelekan lawan, meskipun di di atas kertas mereka lebih diunggulkan. Menurutnya, dengan tanpa poin penuh, permainan bagus tak bermakna apapun.

“Dua kesalahan menjadi sumber terjadinya gol lawan dan itulah sepakbola. Untuk menganalisis pertandingan kalian harus mampu menilai lawan dan fans, yang memberi semangat mereka. Kami tampil bagus, menguasai pertandingan, namun dua kesalahan membuat kami kebobolan dua gol,” ujar Casemiro seperti dikutip situs resmi klub.

Hasil negatif itu menjadi bekal kurang sip bagi Madrid yang akan menghadapi tim kuat PSG pada babak 16 besar Liga Champions. Casemiro pun meminta agar kesalahan serupa tak terulang lagi.

“Kalian harus fokus satu demi satu pertandingan. Kami bertumbuh, bermain bagus, dan kami telah menunjukkan penampilan bagus. Tapi, kami tahu kalau kami tak boleh membuat kesalahan karena PSG akan menghukum kami,” ujar Casemiro.

“Kami tahu (gelar) La Liga sudah nyaris tidak mungkin, kami harus memperbaiki diri, sebab ini adalah kompetisi yang penting dan memberikan kami kepercayaan diri. So, kami harus fokus satu demi satu pertandingan,” dia menambahkan.

Leave a Reply