Sejarawan Temukan Cincin Emas 48 Gram Dari Era Romawi

cincin emas

Seorang sejarawan amatir baru saja menemukan harta karun berharga, sebuah cincin emas berornamen yang berasal dari zaman Romawi kuno.

Adalah Jason Massey, penemu cincin tersebut. Dia menemukan artefak berharga tersebut ketika melakukan survei lapangan di dekat kota Crewkerne, Inggris 29 Juli lalu.

Mulanya, Massey dan koleganya di kelompok Detecting for Veterans menemukan sebuah peti mati bergaya Romawi pada November tahun sebelumnya.

Sebelum menemukan cincin itu, Massey menemukan koin tertanggal pada masa Kekaisaran Romawi. Karenanya, dia sempat mengira menemukan koin lain dari situs yang sama.

Tapi siapa sangka penemuannya itu adalah sebuah cincin seberat 48 gram.

Selain emas, cincin tersebut juga memiliki material dan ukiran lain yang tak biasa. Material yang digunakan adalah onyx dengan ukiran dewa kemenangan Romawi sedang mengendarai kereta kuda.

Massey mengatakan dengan yakin bahwa situs tempat penemuan tersebut pernah menjadi vila Romawi dengan status yang sangat tinggi.

“Ada banyak muatan yang mengambang (untuk niai cincin itu), tapi kami tertarik dengan vilanya, siapa yang tinggal di sana dan dari mana mereka berasal serta siapa orang yang mengenakan cincin ini,” kata Massey dikutip dariĀ BBC, Rabu (01/08/2018).

Meski belum dianalisis secara rinci, tapi para ahli dari British Museum memperkitakan cincin tersebut berasal dari tahun 200 hingga 300.

Menurut Ciorstaidh Hayward-Trevarthen, petugas South West Heritage Trust mengatakan ada beberapa kali temuan cincin emas semacam ini.

“Ada beberapa cincin emas dari tanggal semacam itu dari Somerset tetapi mereka tidak umum,” ujarnya.

“Emas adalah indikasi bahwa pemiliknya cukup kaya,” tegasnya.

Dirangkum dariĀ Live Science, Senin (06/08/2018), cincin ini bukan artefak Romawi pertama yang ditemukan oleh para amatir.

Pada 2015 lalu, seorang pria tak sengaja menemukan kuburan era Romawi di sebuah desa di utara London dengan mengunakan detektor logam.

2013, para arkeolog amatir juga pernah menemukan jaringan terowongan besar di bawah vila kaisar Romawi Hadrian di Tivoli, Italia.

Leave a Reply