Sebelum Ada Kulkas, Bagaimana Cara Orang-Orang Dulu Membuat Es?

Pernah gak bertanya-tanya soal cara orang zaman dulu bikin es batu? Kalo zaman sekarang gampang ya. Tinggal masak air, tuang ke cetakan es atau plastik, terus taruh di lemari es. Lebih gampangnya lagi tinggal beli aja.

Terus gimana nasib orang di zaman dulu saat belom ada kulkas? Di musim panas, mereka pasti butuh es dan minuman dingin. Nggak mungkin sepanjang tahun mereka minum teh panas mulu. Mereka pasti juga bikin es tapi dengan cara yang beda.

Setelah ditelusuri, ternyata masyarakat di berbagai wilayah di dunia punya cara yang beda-beda. Semuanya unik dan tentunya nggak segampang bikin es di zaman sekarang.

Masyarakat di Mesir kuno membuat es dengan naruh air matang di toples dangkal yang dibuat dari tanah liat. Toples itu lalu diletakkan di atap rumah saat malam hari. Bagian toples juga akan dilembabkan oleh para budak. Nah, penguapan yang terjadi bakal bikin air di toples tadi dingin sampai di bawah titik beku.

Beda lagi sama orang di Persia. Mereka biasanya menyimpan es di sebuah lubang yang disebut sebagai ‘Yakhchal’. Menurut sejarah sih orang-orang di Persia ini termasuk kelompok masyarakat yang pertama pakai penyimpanan bersuhu dingin buat mengawetkan atau menyimpan makanan.

Setelah tahun 1800, ‘budidaya’ es dimulai. Yups, ini mirip sama orang yang bikin garam. Orang-orang memotong bongkahan es dari danau yang membeku. Setelah itu es akan disimpan lemari es versi tradisional. Penyimpanan itu nggak pakai listrik melainkan dari tumpukan jerami dan serbuk gergaji.

Setelah bertahun-tahun, Frederic Tudor mulai mengembangkan produksi es sebagai bisnis yang lebih besar. Dia mengirim es ke Kepulauan Karibia, India, dan beberapa tempat lainnya.

Nah, begituah cerita soal es batu. Benda yang sekarang dianggap sederhana dan gampang banget buat didapatkan ini ternyata dulu jadi sesuatu yang cukup istimewa.

Leave a Reply