Sampai Antre 2 Jam, Ini Dia Nasi Lemak Singapura Yang Lagi Hits!

Lauk nasi lemak kini bukan hanya ayam kari saja. Yang terbaru, nasi lemak gaya Barat yang memakai lauk lobster keju panggang. Kayak apa ya? Nasi lemak selalu jadi favorit di kalangan warga Singapura. Nasi gurih ini punya lauk komplet seperti ikan bilis, telur rebus, kacang goreng hingga ayam kari.

Namun Sarena Talib dari Singapura memberi sentuhan berbeda pada sajian tradisional ini. Berkat inovasinya pada Februari 2017, penjualan nasi lemak Sarena berhasil naik 70 persen.

Dikutip dari Asia One, Sarena memakai seafood panggang sebagai lauk nasi lemak. Tak disangka, warga Singapura ternyata menyukai kreasinya.

Wanita 45 tahun ini mengaku dapat inspirasi dari penjual seafood di sebelahnya. “Varian makanan yang dijual di gerai itu tidak murah, tapi tetap laris di jam makan siang. Inilah momen ketika saya memutuskan untuk ‘menjodohkan’ bahan makanan mewah dengan makanan tradisional,” ujar Sarena.

Seafood panggang yang ditawarkannya untuk lauk nasi lemak antara lain lobster, cray fish, salmon dan kepiting soka. Untuk lobster, awalnya ia hanya menaruh lobster panggang saja. Tapi saudaranya yang seorang chef menyarankan Sarena untuk menambahkan keju di atas lobster.

Ternyata peminatnya luar biasa. Lobster Nasi Lemak jadi menu paling laku dengan 30 porsi terjual setiap harinya. Lobster utuh dipanggang lalu diberi 3 jenis keju, dibumbui berbagai herba, dan dilengkapi lauk nasi lemak lain. Mulai dari telur goreng, sambal kacang, ikan bilis dan sambal merah.

Harga menu ini 22 SGD atau sekitar Rp 220.800. Terbilang sangat mahal untuk nasi lemak tapi mengingat lobster utuh yang dipakai banyak orang rela mengeluarkan kocek lebih untuk menikmatinya.

Sarena berujar selalu memakai seafood fresh untuk menjamin kualitas sajiannya. Selain itu, nasi lemaknya diklaim lebih sehat karena tidak pakai beras biasa melainkan beras basmati yang tidak menyerap santan tak terlalu banyak. “Wanginya juga lebih enak,” tutur Sarena.

Ia melanjutkan, “Bahan utama lainnya adalah sambal. Saya membuat sambal merah sendiri sekitar 5 jam. Karena orang Singapura suka sambal, sambal harus ada di nasi lemak.”

Kalau mau mencicipnya, Anda bisa mampir ke Lawa Bintang Nasi Lemak di kawasan industri Tampines. Tapi siap-siap antre karena nasi lemak buatan Sarena kini amat populer setelah diberitakan banyak media.

Pagi hari, sudah ada antrean di gerai ini. Waktu tunggunya bisa 2 jam sebelum pengunjung mencicip nasi lemak fenomenal ini. “Kami membatasi pemesanan 1 orang hanya boleh beli dua porsi nasi lemak lobster,” pungkas Sarena.

Leave a Reply