Saat Demam Malah Dianjurkan Untuk Mandi, Kok Bisa?

Demam

Ketika tubuh terserang demam, biasanya kita akan menghindari aktivitas mandi. Banyak dari kita beralasan mandi membuat tubuh semakin menggigil dan tulang terasa ngilu.

Rupanya, kebiasaan tersebut diklaim keliru. Kita justru dianjurkan untuk mandi ketika sedang demam.

Konsultan senior pengobatan dalam di Indraprastha Apollo Hospitals New Delhi, India, Suranjit Chatterjee, menjelaskan mandi merupakan cara efektif mengurangi demam.

Menurut dia, berselimut tebal saat demam merupakan kebiasaan yang salah. Hal itu justru membuat panas tidak dapat keluar dari tubuh.

“Selimut akan memerangkap panas dalam tubuh sehingga suhu badan tidak bisa turun dengan cepat,” ujar Siranjit, dikutip dariĀ Times of India.

Meski begitu, Suranjit mengingatkan agar kita secepat mungkin mengeringkan rambut usai mandi. “Membiarkan rambut basah justru membuat kondisi makin memburuk,” kata dia.

Menurut Suranjit, ketika mandi air akan membantu melepaskan panas dari dalam tubuh. Sehingga suhu tubuh yang tinggi bisa menurun dengan cepat.

Ini hanya salah satu cara untuk menurunkan panas tubuh. Kita tetap diharuskan meminum obat resep dokter agar bisa sepenuhnya sembuh.

Selain itu, tidak semua orang terserang demam diperbolehkan mandi. Mereka yang demam usai menjalani operasi dilarang untuk mandi bekas jahitan cepat mengering.

Menurut Suranjit ada dua macam terapi mandi yang bisa digunakan untuk mengurangi efek demam. Pertama, mandi dengan spons

Biasanya, spons menjadi alat untuk memandikan bayi dan anak kecil. Air pada suhu kamar dapat digunakan untuk memandikan mereka dengan spons selama sakit demam.

Kedua, mandi dengan shower dan berendam. Bagi orang dewasa yang demam, mandi dengan cara ini bisa menurunkan suhu badan.

Leave a Reply