Pria Ini Pura-Pura Diculik Agar Bisa Mabuk Bersama Temannya

Diculik

Seorang pria di Blackpool, Inggris, harus dipenjara selama 16 pekan setelah ketahuan menipu pacarnya dengan berpura-pura diculik agar bisa mabuk dengan temannya.

Dilansir Oddity Central, Leigh Ford menelepon kekasihnya, Zoe Doyle, beberapa kali menelepon pada Januari, dan mengatakan dia telah diculik.

Dalam telepon, Ford menuturkan dia mengalami penyiksaan dan tidak bakal dilepaskan sebelum Doyle mengirimkan sejumlah uang.

Awalnya, Doyle yang saat itu tengah hamil tak percaya. Namun, dia mulai takut setelah terdengar suara lain di telepon Ford, disertai suara air panas disiram.

“Awalnya saya tak percaya. Namun dia mulai menyakinkan setelah ada suara mengancam bakal mematahkan kaki Ford,” kata perempuan 35 tahun itu.

Doyle pun menuruti keinginan si “penculik”. Dia mentransfer uang 80 poundsterling, sekitar Rp 1,5 juta, ke rekening yang ditunjuk.

Namun, dia juga menelepon polisi yang segera mengerahkan helikopter bahkan negosiator untuk menyelesaikan “penculikan” tersebut.

Polisi menunggu apakah ada telepon lain. Namun, tidak ada panggilan hingga keesokan harinya. Polisi mulai curiga ketika Ford pulang seolah tidak ada yang terjadi.

Polisi yang sudah menunggu kemudian menginterogasinya. Ford langsung ditangkap karena dianggap membuang waktu serta sumber daya aparat penegak hukum.

Di hadapan penyidik, pria 45 tahun itu awalnya bersikeras dia menjadi korban penculikan. Tapi dia tak berkutik setelah polisi menunjukkan sebuah video.

Di video itu, nampak dia dan dua temannya keluar dari sebuah pub sambil membawa minuman keras. Ford mengaku sengaja mengarang cerita penculikan itu.

Ford melakukannya karena dia bisa minum dengan teman-temannya. Dia mengaku tak bisa berpikir jernih karena sudah minum beberapa gelas.

“Saya terkejut tatkala melihat kenyataan sebenarnya di sidang. Sangat konyol. Itu uangnya sendiri. Dia bisa menghabiskan kalau dia mau,” keluh Doyle.

Ford dipenjara karena dianggap telah merugikan polisi hingga 30.000 poundsterling, atau Rp 583,5 juta, dan melewatkan kelahiran anak pertamanya.

Leave a Reply