Persija Kalah Dari Home United Karena Hilang Konsentrasi Dan Lapangan

Persija

Persija Jakarta dipaksa mengakui keunggulan Home United 2-3. Menurut Stefano Cugurra Teco, Persija kalah karena kehilangan konsentrasi dan faktor lapangan.

Persija bertandang ke Stadion Jalan Besar, Singapura, untuk menantang Home United di semifinal leg I Piala AFC zona ASEAN, Selasa (8/5/2018). Saat pertandingan baru berlangsung dua menit, gawang Persija sudah bobol karena gol bunuh diri bek Maman Abdurrahman.

Berselang tujuh menit, Persija kembali jebol. Pemain Song Ui-young sukses merobek jala Persija yang dikawal oleh Rizky Darmawan. Belum juga pertandingan genap berjalan 10 menit, Home United meninggalkan Persija 2-0.

Ramdani Lestaluhu memperkecil ketinggalan Persija menjadi 1-2 lewat golnya di menit ke-32. Di awal babak kedua, Ramdani kembali menggetarkan gawang Home United untuk menyeimbangkan permainan.

Sayangnya, pada akhirnya Home United mampu keluar sebagai pemenang. Sepakan Hafiz Nor gagal dihalau, sehingga menjadi gol yang menentukan kemenangan tim tuan rumah.

“Ya, kami kehilangan konsentrasi di awal pertandingan. Dua gol tercipta di 10 menit pertama. Dua gol itu memang membuat kami berat untuk bangkit. Tapi, setelah bisa menyamakan skor, kami bermain dengan lebih percaya diri,” ujar Teco.

“Ketika ada pelanggaran di kotak penalti lawan yang harusnya memberikan penalti untuk Persija, pemain kami marah dan menyebabkan mereka kehilangan konsentrasi. Akhirnya tim lawan bisa mencetak gol lagi,” ujarnya.

Tak hanya masalah konsentrasi, Teco menyebut penyebab kekalahan tersebut karena kondisi lapangan sintetis yang membuat permainan Persija tidak maksimal.

“Masalah terbesar adalah tentang lapangan di sini. Kami juga tidak dengan skuad terbaik bermain di sini. Di lapangan seperti ini ketika kamu mengumpan sangat berbeda dengan lapangan yang biasa kami mainkan. Jadi kami main bola-bola panjang akhirnya. Itu yang jadi masalah. Kami kebobolan cepat juga membuat permainan kami sedikit keteteran,”

Meski kalah, Persija memiliki peluang besar untuk lolos ke babak selanjutnya. Macan Kemayoran hanya butuh kemenangan 1-0 di leg kedua yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) pada 15 Mei mendatang.

“Ini tidak masalah, karena kami masih punya pertandingan kandang sekarang. Kami hanya akan fokus di pertandingan kandang,” kata pelatih asal Brasil itu menambahkan.

Punya Modal Dua Gol Tandang, Persija Pede Tatap Leg Kedua

Stefano Cugurra Teco tak cemas dengan kekalahan Persija Jakarta 2-3 di kandang Home United. Ada bekal dua gol tandang untuk menatap leg kedua.

Persija ditumbangkan Home United pada laga leg pertama semifinal Piala AFC 2018 zona ASEAN di Stadion Jalan Besar, Singapura, Selasa (8/5/2018). Macan Kemayoran udah tertinggal dua gol lebih dulu saat laga berjalan sembilan menit berkat gol bunuh diri Maman Abdurrahman dan gol Song In-Young.

Akan tetapi, sebelum turun minum Persija mampu memaksakan skor imbang 2-2. Adalah Ramdani Lestaluhu yang melesakkan sepasang gol ke gawang Home United.

Alih-alih mencari comeback, Persija malah pada prosesnya kebobolan lewat gol Hafiz Nor di sebelas menit jelang laga usai dan kalah 2-3. Namun hasil ini tidak membuat Teco cemas menatap leg kedua.

Dengan modal dua gol tandang, Persija cuma butuh kemenangan 1-0 untuk bisa melangkah ke final. Kepercayaan diri semakin tinggi lantaran tim asal ibu kota itu akan tampil di kandang pada Selasa (15/5/2018).

“Kami mencetak dua gol disini, kami punya kesempatan nanti di kandang, peluang masih ada. Kami harus berkonsentrasi dan tidak memberikan kesempatan menyerang untuk lawan lagi. Kami harus menang agar lolos ke babak selanjutnya” kata Teco usai laga.

Selain modal dua gol, Teco juga percaya bahwa timnya akan lebih siap di leg kedua. Dukungan ribuan The Jakmania akan menjadi tambahan motivasi para pemain.

“Kami pasti lebih siap di leg kedua, kami sekarang sudah tahu lawan. Kami lebih siap di depan suporter, Jakmania pasti datang, penuh stadion, semangat, peluang kerja keras di latihan dan siap bertanding,” tambahnya.

Leave a Reply