Perlu Kamu Ketahui, Ada 22 Orang Indonesia Di Pembuatan God of War

God of War

Pekan ini, gamer–khususnya pemilik konsol PS4–sedang dimanjakan oleh gim eksklusif buatan Santa Monica Studio, yakni God of War.

Didapuk sebagai kandidat gim terbaik yang dirilis tahun ini, banyak gamer yang terlalu asyik bermain gim petualangan Kratos dan Atreus ini melupakan beberapa hal penting.

Salah satu hal itu adalah ratusan, bahkan ribuan orang yang terlibat di dalam pengembangan gim God of War ini.

Terlepas dari kisah yang luar biasa, mitos Nordik yang memukau, dan mekanika pertarungan beda dari seri sebelumnya, nyatanya Indonesia boleh bangga dengan gim besutan SIE Santa Monica Studio tersebut.

Kenapa? Diketahui, ada 22 orang asal Indonesia ikut terlibat di dalam pembuatan seri gim God of Warbaru ini. Salah satu orang yang Liputan6.com berhasil hubungi adalah Henny Purwadi, selaku Studio Director di PT Limitless Indonesia.

Wanita yang pernah mengemban pendidikan di STMIK LIKMI Bandung ini pun cerita banyak peran ia dan rekan Tanah Air lainnya dalam pengembangan gim God of War ini.

“Kami dengan bangga terlibat dalam pengerjaan environmentweapons/senjata, armors, dan propsuntuk gim God of War yang saat ini sudah dirilis,” paparnya.

Selain ikutan mengerjakan gim God of War, ia dan rekan-rekan setimnya juga pernah terlibat dalam pengembangan gim Sniper Elite 4.

“Sebelum ini, kami juga terlibat dalam pengembangan gim Sniper Elite 4 (props, kendaraan, dan senjata) dan Middle-earth: Shadow of War,” jelas Henny saat dihubungi.

“Kami juga terlibat dalam beberapa seri gim AAA lain, namun mereka tidak mencantumkan nama kami dalam credits.” Ia menjelaskan, “Ada 22 orang (totalnya) dari studio kami yang ikutan terlibat dalam pengerjaan gim God of War.”

Untuk lebih nama-nama orang Indonesia yang terlibat dalam pengembangan gim God of War lebih lengkapnya, kamu bisa lihat di bawah ini.

Sebagai gim yang mengedepankan kisah mitologi yang kuat di tiap serinya, apakah Henny dan timnya menyelipkan “bumbu” mitologi khas Indonesia?

“Wah, untuk hal ini kita harus menyesuaikan dengan arahan dari klien. Sangat disayangkan, kami masih belum bisa eksplorasi nuansa Indonesia ke dalam art gim saat ini.”

Usai terlibat di dalam God of War, gim apa lagi yang sedang Henny dan rekan setimnya kerjakan saat ini?

“Berhubung terikat perjanjian dengan klien, kami belum bisa share gim apa yang sedang dikerjakan sebelum gimnya terbit resmi.”

Sekadar informasi, God of War merupakan seri terbaru dari judul gim yang pertama kali meluncur di konsol PlayStation 2 (PS2) pada 2002.

Masih mengisahkan petualangan Kratos, kali ini prajurit kota Sparta ini ‘terjun’ ke dalam kisah mitologi Nordik.

Ditemani anaknya, Atreus, Kratos harus melakukan perjalanan penting dan berhadapan dengan berbagai musuh yang menghadang. Saat ini, God of War sudah dirilis di PS4.

Lebih lanjut, Henny mengisahkan bagaimana studio gim yang berbasis di Yogyakarta ini bisa ikut dalam pengembangan God of War.

“Wah panjang banget kalau cerita dari awal. Singkatnya, pada 2012 ada seorang investor dari perusahaan digital art kelas dunia (Red Hot CG) tertarik berinvestasi dan mendirikan perusahaan di Asia,” paparnya.

“Setelah melalui proses yang panjang, investor itu pun akhirnya memutuskan untuk berkunjung ke Indonesia dan berkeliling ke 23 studio gim dan animasi di 5 kota besar di Indonesia, seperti Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, dan Surabaya selama 2 minggu.”

“Tertarik dengan kondisi digital art di Tanah Air, ia pun akhirnya memutuskan untuk mendirikan studio di Yogyakarta, Indonesia,” tambahnya.

Ia menambahkan, “Pertama kali berdiri, PT. Limitless Indonesia yang merupakan anak perusahaan Red Hot CG ini hanya punya 1 orang karyawan. Berjalannya waktu, kami pun berkembang menjadi 25 orang hanya dalam kurun waktu 6 tahun terakhir.”

Usut punya usut, Red Hot CG termasuk PT Limitless Indonesia diakuisisi oleh Keywords Studios, sebuah perusahaan besar yang memiliki 42 studio di 20 negara, 4 benua pada Mei 2017.

Dengan begini, PT Limitless Indonesia menjadi bagian perusahaan dari Keywords Studios. Imbasnya, PT Limitless Indonesia turut mengerjakan beberapa projek yang ditugaskan oleh induk perusahaan (Red Hot CG dan Keywords Studios) tersebut.

Leave a Reply