Penumpang Pesawat Telepon-teleponan? Ini Kata Pilot

Telepon

Larangan memakai telepon genggam ataupun ponsel pintar di pesawat sudah menjadi peraturan umum. Tapi, ternyata ada alasan lain di balik peraturan tersebut.

Penggunaan telepon genggam di udara menjadi hal yang dilarang oleh seluruh maskapai penerbangan. Peraturan ini sudah disepakati oleh semua penerbangan dengan alasan keselamatan.

Sebagai seorang penumpang, kita akan diberitahu bahwa sinyal dari telepon genggam akan mengganggu sistem dari navigasi. Taoi, ternyata, pilot memiliki pernyataan lain soal peraturan ini.

Di era yang semakin modern, teknologi semakin canggih. Beberapa pesawat sudah memiliki fasilitas wifi dalam penerbangan. Telepon seluler juga ikut berkembang.

“Tidak mungkin ponsel dapat menyebabkan masalah di kokpit, terutama pada pesawat modern di mana komponennya, secara desain, dilindungi dengan hati-hati, tapi itu bukan tidak mungkin,” ujar Patrick Smith, pilot maskapai Amerika dan pendiri www.askthepilot.com, seperti dikutip dari dari The Sun, News Australia dan Wales Online, Kamis (11/10/2018).

Namun, Smith mengatakan, meski begitu, pemakaian telepon genggam di pesawat juga didasarkan pada masalah sosial. Mendengarkan 200 orang berbicara dalam satu waktu di dalam pesawat akan membawa penumpang pada level stress yang tinggi.

“Ada kemungkinan bahwa maskapai penerbangan hanya menggunakan kemungkinan komplikasi teknis sebagai sarana untuk menghindari implikasi sosial dari memungkinkan percakapan seluler di pesawat,” tambah Smith.

Chris Foster, Pilot EasyJet, juga mengatakan hal serupa. Foster mengatakan bahwa tidak ada alasan penumpang wajib mematikan telepon genggam, karena saat ini teknologi jauh lebih maju.

“Dalam kenyataan, tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Sistem kontrol pesawat sangat canggih sekarang, bahwa mereka tidak akan menyebabkan gangguan apa pun. Peraturan itu sudah ada sejak beberapa tahun lalu ketika kami bahkan tidak memiliki barang seperti iPad,” tambah Foster.

Leave a Reply