Penulis Novel The Witcher Minta Royalti Tambahan Kepada CD Projekt Red

Witcher

The Witcher merupakan salah satu franchise game RPG paling populer di era modern gaming saat ini, tapi ada banyak yang lupa bahwa game tersebut diadaptasi dari buku novel karangan dari Andrzej Sapkowski.

Sapkowski mungkin tidak pernah menyangka bahwa karyanya akan menjadi sangat populer dalam adaptasi gamenya. Penulis asal Polandia tersebut dulunya hanya menjual lisensi dari The Witcher kepada CD Projekt Red dengan uang yang dibilang tidak seberapa dan tidak mengharapkan bagi hasil dari keuntungan yang didapatkan oleh CDPR atas adaptasi game tersebut.

Tetapi, dengan kesuksesan besar yang diraih The Witcher terutama dalam satu dekade terakhir, Sapkowski memutuskan untuk meminta uang royalti lebih dari developer yang sedang sibuk dengan proyek Cyberpunk 2077 itu.

Lewat pengacara dari Sapkowski dan konfirmasi dari CD Projekt Red, sang penulis disebutkan meminta royalti tambahan melihat seberapa besar perbedaan antara uang yang sebelumnya mereka berikan dengan keuntungan yang CDPR sudah dapatkan dari brand milik Sapkowski.

Pengacara Sapkowski juga mengatakan bahwa waktu itu persetujuan dari kedua pihak hanyalah membuat satu game dari novel tersebut, melihat The Witcher sekarang sudah menjadi trilogi dan bahkan akan mendapatkan dua spin-off kedepannya, CDPR bisa dikatakan melanggar persetujuan awal mereka.

Tidak tanggung-tanggung, Sapkowski meminta royalti tambahan senilai US$16 juta atau sekitar kepada CDPR.

CDPR sendiri saat ini sudah membuat respon terkait dengan masalah ini dan mereka mengatakan bahwa tuntutan dari Sapkowski ini sebagai tuntutan yang “tanpa dasar”. Mereka menegaskan bahwa mereka telah sepenuhnya memiliki hak guna dari The Witcher sesuai dengan kontrak yang kedua pihak telah setujui. Meski menolak, CDPR masih ingin mempertahankan hubungan antara kedua pihak dan akan membahas masalah ini secara damai kepada Sapkowski.

Leave a Reply