Pastikan 5 Hal Ini Ada Di Diri Kamu Sebelum Ingin Menjadi Dokter

Dokter

Dalam kehidupan peran dokter sangat berarti, mulai dari manusia baru lahir sampai orang-orang lansia masih membutuhkan kehadiran seorang dokter atau lebih untuk meringankan sakit. Dokter pun kerap dianggap sebagai sosok yang paling bisa membantu setiap manusia jadi lebih baik dan tetap sehat.

Dari peran dokter yang sebegitu berartinya pula, profesi dokter kerap dinilai sebagai pekerjaan idaman. Namun, adakah cirinya seseorang cocok menjadi seorang dokter? Jawabannya tentu saja ada, seperti yang dilansir dari laman Castle Connolly Medical Ltd.

1. Suka tantangan

Untuk menjadi dokter seseorang harus menyukai tantangan. Pasalnya, perebutan karier untuk menjadi dokter pun sangat penuh tantangan dan memiliki kualifikasi tinggi sudha dimulai sejak masuk sekolah kedokteran yang tidak mudah. Tetapi, tidak cukup sampai di situ saja, karena tantangan pun perlu dihadapi sehari-hari.

2. Terbuka dan menyenangkan

Seorang dokter akan berinteraksi dengan banyak orang setiap hari. Orang yang mereka temui pun memiliki jenis kepribadian yang berbeda dan harus Anda terima. Maka, sikap terbuka dan menyenangkan perlu dimiliki.

3. Teliti

Untuk menjadi dokter yang baik, Anda perlu tidak mementingkan diri sendiri. Pekerjaan Anda diperlukan sekitar untuk membantu orang lain, menemukan, menjaga kesehatan, dan kebugaran pasien. Oleh karena itu, Anda harus berhati-hati terhadap diagnosa penyakit pasien, tentang apa yang mereka rasakan, yang dibutuhkan, dan lainnya. Jika Anda sudah memiliki sifat ini tentu akan menguntungkan Anda dalam berkarier sebagai seorang dokter.

4. Tidak perlu ekstrovert atau introvert

Satu studi menemukan mahasiswa kedokteran tidak harus memiliki kepribadian introvert atau ekstrovert untuk menjadi dokter yang baik. Namun, para peneliti menemukan, mahasiswa kedokteran yang ekstrovert berjuang pada awal pendidikan, tapi akhirnya bisa unggul karena pelatihan yang mereka ikuti, sehingga lebih sedikit waktu yang dihabiskan di dalam ruang kelas, dan lebih banyak waktu yang dilakukan untuk berinteraksi dengan pasien.

5. Tekun

Sekolah kedokteran tidak mudah dan berkarier pun sama sulitnya. Anda dituntut untuk kuat secara emosional. Pasalnya, semakin mudah Anda tersulut emosi, maka semakin buruk pula kinerja akademik dan sulit berinteraksi dengan pasien. Selain itu, seorang calon dokter pun harus cerdas otaknya, karena sangat penting bila akan bekerja di industri medis.

Leave a Reply