Pacaran Dengan Pria Ganteng Dari Facebook Selama Setahun, Pas Bertemu Ternyata…

Anah Syakila bangga mempunyai pacar super ganteng bernama Rian. Laki-laki asal Tulungagung itu sudah dipacarinya selama satu tahun. Namun keduanya belum pernah bertemu. Perempuan asal Kampung Lebuh RT 7, RW 001, Sangiangjaya Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak Banten ini mengenal Rian dari Facebook.

“Awalnya kenalan lewat Facebook, kemudian hubungan melalui WA (WhatsApp),” ujar Anah.

Anah semakin kesengsem, setelah Rian mengirimkan foto kegiatan kesehariannya di kantor. Terlihat Rian layaknya seorang anak muda yang sudah mapan.

Anah berniat menemui kekasihnya itu di Tulungagung. Sang kekasih mengaku tengah sakit dan ingin dirawat Anah.

“Awalnya dia terus menyuruh saya datang ke Tulungagung, tapi saya tolak. Saya maunya dia yang jemput saya. Tapi karena dia mengaku sakit saya akhirnya berangkat,” ucap Anah.

Anah semakin berbunga-bunga, saat Rian berjanji menikahinya. Anah berangkat, setelah Rian berjanji mengganti ongkos transportasi dan akan mengantarnya pulang.

Dengan kereta Api Anah tiba di Stasiun Kerera Tulungagung, Senin (6/11/2017). Rian memberi arahan agar naik ojek ke Perempatan Cuiri, di Kecamatan Kauman.

Di perempatan di sebelah barat Kota Tulungagung ini, Rian berjanji akan menjemput Anah. Namun buyar sudah bayangan laki-laki tampan nan mempesona. Yang datang menjemputnya seorang laki-laki dengan wajah yang jauh dari ketampanan Rian.

Anah sempat diajak ke Waduk Wonorejo, di Kecamatan Pagerwojo. Dengan tega, Rian meninggalkannya begitu saja di lokasi wisata ini. Anah yang hancur hatinya memilih melapor ke Mapolsek Pagerwojo. Polisi pun melacak Rian asli melalui akun Facebook yang biasa berhubungan dengan Anah.

Dan ternyata sosok di balik nama Rian mempunyai akun Xiply Diggter.

Menurut petugas jaga Polsek Pagerwojo, Bripka Dani Aristanto, nama asli Riyan adalah Sugeng, warga Desa Segawe, Kecamatan Pagerwojo.

“Kalau dibanding fotonya Rian, wajahnya sangat jauh. Jauhlah dari kesan ganteng,” ucap Dani berseloroh.

Sugeng telah dipanggil ke Mapolsek Pagerwojo untuk menyelesaikan masalahnya dengan Anah. Sugeng diminta untuk mengganti uang tiket Anah, agar bisa pulang ke Lebak.

Polisi tidak menjerat Sugeng dengan Undang-undang Informasi dan Transakti Elektronik (ITE). Namun jika Sugeng mengulangi perbuatannya, polisi akan mengambil tindakan hukum.

Kamis (9/11/2017) polisi mengantarkan Anah ke stasiun Tulungagung, dengan tujuan pulang ke Lebak.

Leave a Reply