MU Vs Sevilla Imbang 0-0, De Gea Menjadi Penyelamat

MU Vs Sevilla

Kiper Manchester United David de Gea tampil luar biasa dalam hasil seri 0-0 di markas Sevilla. Aksi-aksi De Gea mementahkan semua peluang Sevilla.

MU gagal memperlihatkan performa yang baik dalam laga leg I babak 16 besar di Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (22/2/2018) dinihari WIB. Setan Merah digempur habis-habisan di mana Sevilla tercatat memiliki total 25 percobaan di sepanjang pertandingan.

Beruntung bagi MU, mereka memiliki De Gea karena berhasil menepis delapan tembakan Sevilla yang mengarah ke gawang. Bahkan beberapa adalah percobaan-percobaan dari jarak dekat.

Menurut Opta, delapan penyelamatan memikat De Gea membuatnya menjadi kiper MU dengan penyelamatan terbanyak dalam satu laga Liga Champions. Menyamai rekor yang dibuat Edwin Van der Sar pada Mei 2011 saat menghadapi Barcelona.

Tak hanya itu, De Gea menjadi kiper pertama yang berhasil membuat Sevilla gagal mencetak gol di kandangnya sendiri pada kompetisi Liga Champions musim ini.

Aksi De Gea membuat MU memperpanjang rekor clean sheet mereka ketika bertandang ke Spanyol yakni 7 dari 8 laga. Ini juga menjadi clean sheet kesembilan mereka dari 11 laga terakhir di semua kompetisi. MU sudah membuat 23 clean sheet sepanjang musim ini di semua kompetisi, terbanyak dari tim Premier League lain.

“Sevilla menjadi tim dengan peluang-peluang terbaik sepanjang laga. Kami bertahan dengan baik tapi mereka benar-benar mengontrol bola. Mereka tampil baik, tapi hasil ini membuat laga masih terbuka,” ujar De Gea kepada BT Sport.

“(Terkait penyelamatan gemilangnya dari tandukan Luis Muriel) Itu terjadi di menit akhir babak pertama dan menjadi momen penting di dalam laga. Saya membuat penyelamatan dan sangat senang akan hal itu,” ungkap kiper internasional Spanyol ini.

Sevilla-MU Berakhir Imbang Tanpa Gol

Tidak ada pemenang dalam pertandingan Sevilla melawan Manchester United. Kedua tim bermain imbang tanpa gol alias 0-0.

Melakoni laga leg I babak 16 besar di Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (22/2/2018) dinihari WIB, Sevilla lebih dominan dengan lebih banyak menciptakan peluang. Namun, peluang-peluang itu sebagian besar bisa dimentahkan oleh kiper MU David de Gea, yang tampil impresif di sepanjang pertandingan.

Dengan hasil ini, peluang Sevilla dan MU masih sama-sama terbuka untuk lolos ke perempatfinal. Di leg II yang digelar di Old Trafford pada bulan depan, Sevilla akan lolos dengan kemenangan ataupun seri dengan skor berapapun kecuali seri tanpa gol. Sebaliknya, MU wajib menang.

Jalannya Pertandingan

Sevilla mengawali serangan. Di menit keempat, Luis Muriel melepaskan tembakan keras mendatar dari luar kotak penalti yang tampaknya cukup mengejutkan David de Gea, tapi bola bisa dihalau.

Jesus Navas melakukan tekel vital untuk meredam serangan balik MU. Alexis Sanchez tampak akan menusuk kotak penalti Sevilla, tapi Navas berakselerasi untuk menghentikan pemain bintang Chile itu.

Selanjutnya, Navas mengancam gawang MU. Diawali dari serangan balik di sayap kanan, Navas memperoleh ruang tembak tapi sepakan mendatarnya melenceng jauh dari gawang De Gea.

Di menit ke-25, Romelu Lukaku membuang peluang emas untuk mencetak gol pembuka. Sebuah umpan lambung membebaskan Lukaku dari perangkap offside, tapi sepakan first-time dia malah melambung tinggi.

Tiga belas menit kemudian, Ashley Young melakukan penetrasi dari sayap kiri sebelum melepaskan operan kepada Scott McTominay. Pemain yang disebut terakhir meneruskan dengan tembakan keras tapi dengan mudah ditinju Sergio Rico.

Memasuki menit-menit terakhir menjelang turun minum, Sevilla menciptakan peluang lagi. Joaquin Correa meneruskan operan Ever Banega tapi tendangannya terlalu dekat dengan De Gea.

De Gea melakukan dua penyelamatan gemilang berturut-turut. Dia menepis tendangan akrobatik Steven N’Zonzi ke atas mistar gawang, sebelum menangkis tandukan Muriel dari jarak dekat.

Babak pertama berakhir, skor masih 0-0.

Setelah turun minum, Sevilla meneruskan agresivitasnya. Muriel melepaskan tembakan jarak jauh tapi hanya melebar dari gawang MU. Di menit ke-63, De Gea kembali melakukan penyelamatan saat menepis tandukan Clemet Lenglet dari dalam kotak enam yard.

Tujuh menit kemudian, operan Pablo Sarabia menembus barisan pertahanan MU tapi gagal dijangkau Muriel di depan gawang. Peluang emas lain terlewatkan setelah umpan silang Muriel kepada Sarabia diteruskan dengan sundulan dari jarak dekat yang hanya bersarang di atas jala gawang De Gea.

MU lantas memasukkan Marcus Rashford dan Anthony Martial untuk menambah daya gedor. Di menit ke-83, umpan lambung Pogba diteruskan Lukaku dengan sepakan yang menembus gawang Sevilla. Namun, gol dianulir karena Lukaku dianggap handball lebih dahulu.

Menjelang waktu normal berakhir, Rashford sempat menebar ancaman kepada Sevilla. Namun, upaya Rashford sama-sama belum tepat sasaran.

Waktu habis, skor 0-0 bertahan sampai pertandingan bubar.

Susunan Pemain

SEVILLA: Sergio Rico, Mercado, Sergio Escudero, Lenglet, Navas, Banega (Pizarro 89′), N’Zonzi, Vazquez, Sarabia, Correa, Muriel (Sandro Ramirez 89′)

MANCHESTER UNITED: De Gea, Valencia, Smalling, Lindeloef, Young, Mata (Martial 80′), Matic, Herrera, (Pogba 17′) McTominay, Sanchez (Rashford 75′), Lukaku

Mourinho: Hasilnya Tidak Bagus, Tidak Jelek

Manajer Manchester United Jose Mourinho menganggap laga melawan Sevilla berjalan seimbang. Soal hasil akhir yang 0-0, Mourinho menyebutnya tidak bagus tapi juga tidak jelek.

MU bermain imbang tanpa gol dengan Sevilla di Ramon Sanchez Pizjuan, Kamis (22/2/2018) dinihari WIB, pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions.

Sevilla lebih banyak mendapatkan peluang pada pertandingan ini. Los Rojiblancos membuat 25 percobaan mencetak gol dan delapan di antaranya mengarah ke gawang. Sementara itu, MU cuma membuat enam percobaan dan satu yang tepat sasaran.

“Pertandingannya berimbang. Statistiknya seperti apa adanya. Kadang-kadang Anda punya 15 tembakan, tapi 13 di antaranya adalah yang saya sebut ‘tembakan-tembakan statistik’, jadi saya benar-benar merasa hasil akhir mencerminkan pertandingannya,” ujar Mourinho di situs resmi MU.

Hasil imbang ini membuat peluang kedua tim untuk lolos ke perempatfinal masih sama-sama terbuka. Akan tetapi, MU diuntungkan karena akan gantian menjadi tuan rumah di leg kedua pada 13 Maret mendatang.

“Anda bertanya kepada saya, ‘apakah ini hasil bagus?’. Saya jawab, ini bukan hasil bagus, ini bukan hasil jelek. Kami punya dua leg untuk dimainkan dan ada satu pertandingan untuk menentukan segalanya di Old Trafford,” ujar Mourinho.

“Kalau kami bermain imbang dengan gol di leg kedua, kami akan tersingkir. Kalau kami menang, kami lolos. Ini sulit. Saya yakin Old Trafford merindukan sebuah malam megah di kompetisi Eropa. Kami punya perempatfinal dan semifinal pada musim lalu, tapi Liga Europa punya makna berbeda,” kata pria asal Portugal itu.

Leave a Reply