Miris, Juara Lomba Menyanyi Di Banten Dihadiahi Bakul Nasi

Bakul Nasi

Mahasiswa STIE Bina Bangsa, Noval Fathurrohman (25), mendapatkan dua buah serbet sebagai hadiah lomba puisi yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Pemprov Banten. Namun tidak hanya Noval saja yang dapat hadiah ‘nyeleneh’, R (20) –yang identitasnya tidak ingin disebutkan–, pemenang lomba solo vocal yang diadakan oleh penyelenggara yang sama, mendapatkan hadiah bakul nasi.

Tak berbeda dengan Noval, alih-alih berharap lebih, R yang kini berstatus sebagai pekerja swasta hanya mendapatkan sebuah bakul nasi sebagai ganjaran menangi juara satu di lomba itu. R pun kecewa dengan apa yang ia dapat. Dalam sebuah unggahan di Facebook, R menceritakan kekecewaannya atas hadiah yang ia terima.

“Juara 1 solo vocal. Hadiahnya kayak nggak ada penghargaan gitu ihhh. Padahal kan dalam rangka Hardiknas,” tulis R dalam sebuah kolom komentar di unggahan Facebook, Kamis (3/5).

Setelah melakukan konfirmasi kepada R terkait komentarnya. Melalui pesan singkat, R membenarkan bahwa dia hanya menerima sebuah bakul nasi sebagai hadiah juara satu lomba solo vocal itu.

Pada mulanya, R mengaku datang ke acara tersebut karena ada pertunjukan paduan suara. Saat berada di lokasi, ia mendengar ada perlombaan bernyanyi yang turut digelar, tanpa pikir panjang ia pun mendaftar.

“Awalnya saya ke sana karena mau perform paduan suara, dan denger-denger ada lomba menyanyi. Jadi saya ikutan deh… tanpa persiapan apapun, karena nyanyi emang sudah hobi saya,” kata R saat dihubungi kumparan (kumparan.com).

Setelah mengikuti rangkaian perlombaan, saat yang ditunggu pun tiba yaitu pengumuman juara.

“Nah Alhamdulillah saya dapet juara 1 tuh di acara kemarin,” kata R.

Namun, R dibuat kaget ketika membuka hadiah yang ia dapatkan. Bukannya senang, ia dibuat heran dengan hadiah tersebut.

“Pas saya buka hadiahnya banyak di lapisi kotak-kotak gitu. Kotak ke-3 baru ada isinya.. dan ternyata isinya bakul nasi plastik yang kecil,” ungkap R kecewa.

“Di situ saya ketawa-ketawa sendiri. Ini beneran hadiahnya? Tapi ya sudahlah saya diam aja.. ehhh ternyata malah ada yang dapet lebih parah dari saya. Lomba puisi dihadiahi serbet… kayaknya kok terdengar aneh ya,” lanjut R bercerita.

R pun sebenarnya tidak berharap hadiah yang mewah, ia hanya menginginkan hadiah yang berkesan karena perlombaan itu dilaksanakan berbarengan dengan peringatan Hardiknas.

“Yaah bisa berupa alat-alat tulis atau dan lain lain, yang penting yang berharga bagi kami,” ucap R menutup perbincangan.

Leave a Reply