Mengapa Saat Papasan Semut Terlihat Seperti Salaman?

Semut Terlihat Seperti Salaman

Jika kamu pernah memperhatikan bagaimana semut berjalan beriringan dengan yang lain, ada pertanyaan yang akan  mengusik dari perilaku mereka. Semut terkadang berhenti sejenak dan bersentuhan ketika bertemu semut yang berjalan dari arah lain, mereka melakukannya pada semua semut satu-persatu tanpa terkecuali.

Kita jadi berpikir apa yang sebenarnya mereka lakukan. Apa mereka memiliki kemampuan navigasi yang buruk? Apa mereka sedang bertukar sandi rahasia yang hanya diketahui koloninya? Dilansir dari situs Scienceabc.com, berikut ada beberapa penyebab yang bisa dijelaskan mengapa tiap papasan semut terlihat seperti salaman.

1. Sebagai tanda persaudaraan

Ada beberapa hipotesis yang bisa menjelaskan perihal perilaku misterius semut ini. Teori paling populer adalah tentang bagaimana mereka saling menyapa satu dengan lain seperti halnya manusia. Semut hidup, berkembang, dan menjalankan seluruh kegiatan bersama dengan teman dekat yang menjadi koloni mereka.

Maka tak heran jika sifat sosial yang mereka miliki sangat kuat, hal itu terlihat ketika mereka saling menyentuh setiap ada semut yang berjalan berlawanan arah.

2. Berbagi makanan

Salah satu cara semut untuk bertahan hidup adalah dengan mendapatkan makanan dengan cara gotong-royong. Ada semut yang bertugas untuk mengambil makanan dan menaruhnya ke sarang, hal ini dinamakan TrophyllaxisTrophyllaxis sendiri merupakan proses mentransfer makanan dari anggota satu ke anggota lain yang berada pada satu koloni. Prosesnya bisa dari mulut ke mulut, atau dari anus ke mulut.

Semut bisa melakukan trophyllaxis ketika mereka merasa lapar. Semut lain dalam satu koloninya yang memiliki cadangan makanan yang berlebih akan mentransferkan makanan tersebut pada semut yang membutuhkan makanan.

3. Mendeteksi bahaya

Setiap satu sarang dengan mudah bisa menampung ribuan semut. Tahukah kamu bahwa semut sebenarnya tidak bisa melihat? Mereka hidup dalam kegelapan. Maka bersentuhan dan mencium bau koloni mereka akan menjadi salah satu cara yang bisa dilakukan agar terhindar dari bahaya semut lain di luar koloninya. Mereka hanya ingin memastikan bahwa semut yang berada di dekatnya masih satu sarang dengannya.

Semut ternyata juga memiliki cara sendiri untuk berinteraksi sosial. Kekurangan mereka dalam hal penglihatan tak lantas membuatnya kesulitan untuk bertahan hidup. Mereka memanfaatkan indera penciuman saat ingin mengenali temannya. Maka perilaku semut ini jadi penting agar terhindar dari penyusup atau ancaman anggota lain di luar koloninya.

Leave a Reply