Mengapa Belajar Bahasa Rusia Sulit? Ini 4 Alasannya

Bahasa Rusia

Bahasa Rusia kerap dianggap sebagai salah satu bahasa yang paling sulit dipelajari. Berbagai situs pelajaran bahasa menyebutkan bahwa setidaknya dibutuhkan lebih dari seribu jam atau 44 pekan pelajaran untuk menguasai bahasa ini.

Di mana sebenarnya letak kesulitan dalam bahasa Rusia dan adakah peluang untuk menguasai bahasa ini?

Dikutip dari laman RBTH Indonesia, Jumat (13/7/2018), Mayu Okamoto, seorang penerjemah bahasa Jepang, ingat bahwa ia langsung mengernyitkan dahinya ketika pertama kali melihat ada begitu banyak huruf asing dalam bahasa Rusia.

Banyak mahasiswa asing yang terbiasa dengan abjad Latin –sebagian besar mahasiswa asing di Rusia setidaknya bisa berbahasa Inggris — baru sadar bahwa bahasa Rusia benar-benar berbeda. Berikut sejumlah alasan mengapa bahasa Rusia sulit untuk dipelajari:

1. Huruf yang Asing

Natalya Blinova, seorang pengajar bahasa Rusia sebagai bahasa asing (Russian as Foreign Language/RFL), mengatakan bahwa murid-muridnya langsung terlihat gelisah ketika mengetahui bahwa ada 33 huruf dalam abjad Rusia.

Abjad ini juga dikenal sebagai alfabet Kiril dan bahkan ada lebih banyak bunyi dalam bahasa Rusia. Selain itu, kadang-kadang huruf yang diucapkan berbeda dari apa yang tertulis.

Misalnya, orang Rusia mengucapkan kata хорошо (khorosho, ‘bagus’) seolah-olah kata itu ditulis ‘kharasho’. Selain itu, ada beberapa huruf dan bunyi huruf yang hanya dapat ditemukan dalam bahasa Rusia.

Mengucapkan huruf ы (y, atau seperti “euy” dalam logat Sunda) adalah tantangan terbesar bagi kebanyakan pelajar bahasa Rusia. Salah satu siswa berbahasa Inggris menggambarkan perjuangannya mengeja huruf ы dalam sebuah diskusi online.

“Teman Rusia saya menyarankan untuk melafalkan kata ‘table’ (meja), tapi dengan menghilangkan bunyi huruf ‘b’ dan ‘l’. Namun, hal itu sia-sia.”

Setelah seseorang berhasil mengucapkan huruf ы, masih ada banyak tantangan lainnya yang menanti. Misalnya, perbedaan antara huruf huruf ш (sha) dan щ (shcha).

Blinova mengatakan bahwa pada umumnya, murid-muridnya tidak bisa membedakan dua huruf ini dari bunyinya. Karena itu, mereka terpaksa bergantung pada “ekor” di huruf щ untuk membedakannya.

Pelajar asing juga kerap menemui kesulitan dalam memahami di mana harus memberikan tekanan atau aksen pada kata-kata dalam bahasa Rusia.

Dalam bahasa Rusia, tekanan atau keras lembutnya pengucapan bagian ujaran dapat jatuh pada setiap suku kata dan tidak ada pola yang jelas untuk menentukan mana yang mendapat penekananan. Sementara dalam bahasa Indonesia, tekanan biasanya terletak pada suku kata terakhir.

Dalam beberapa kasus, tekanan juga dapat berubah tergantung pada bentuk kata.

“Tekanan dalam bahasa Rusia tidak bisa ditebak,” kata Anna Solovyova, seorang guru di Institut Bahasa dan Budaya Rusia Universitas Negeri Moskow (MGU).

“Hampir mustahil untuk memahami mengapa kita mengatakan стол — столЫ (stol — stolY; meja), tapi di sisi lain, телефон — телефОны (telefon — telefOny; telepon).”

2. Enam Macam Kasus

Mari kita asumsikan Anda telah menguasai aturan fonetik Rusia dan berhasil mengucapkan kata-kata dengan benar. Tantangan berikutnya adalah tata bahasa.

“Yang paling sulit bagi saya adalah menghapal enam kasus dalam bahasa Rusia,” kata Simon Schirrmacher, seorang mahasiswa Jerman. Bagi Simon, setidaknya ia membutuhkan waktu satu tahun tinggal di Rusia sebelum akhirnya merasa nyaman dengan kasus (kategori gramatikal dari nomina, frasa nominal, pronomina, atau adjektiva yang menunjukkan hubungannya dengan kata lain dalam konstruksi sintaksis –red).

Kasus-kasus dalam bahasa Rusia dianggap sangat sulit khususnya bagi pelajar yang bahasa ibunya tidak memiliki kasus atau yang kasus dalam bahasa ibunya tidak memengaruhi struktur kata.

“Saya benar-benar tak habis pikir bahwa dengan menggunakan kasus tertentu berarti Anda harus mengubah keseluruhan (struktur) kata!” kenang Okamoto.

“Ini gila. Dan kemudian ada konjugasi kata kerja. Setiap kali Anda ingin mengatakan sesuatu, Anda harus berhenti dan berpikir bagaimana mengubah setiap kata, bentuk apa yang harus dipilih.”

3. Kata Kerja yang Sulit

Hal lain yang kerap menjadi masalah bagi pelajar asing dalam mempelajari tata bahasa Rusia adalah memahami bagaimana menggunakan kata kerja perfektif dan imperfektif.

Kata kerja perfektif menandai aspek verba yang menggambarkan perbuatan selesai, sedangkan kata kerja imperfektif menandai aspek inkompletif (belum selesai atau berorientasi pada proses).

Tak hanya itu, kata kerja gerak juga menjadi tantangan tersendiri bagi para pelajar karena ada begitu banyak variasi kata kerja ini dalam bahasa Rusia, kata Blinova menjelaskan.

4. Kata Kerja Gerak

Dalam bahasa Rusia, dikenal salah satu kategori khusus kata kerja yang digunakan untuk menggambarkan cara seseorang atau sesuatu bergerak.

Misalnya, ketika Anda pergi ke stasiun, apakah Anda pergi ke sana berjalan kaki atau naik transportasi? Apakah Anda ke stasiun tertentu pada saat itu saja atau ke stasiun merupakan rutinitas yang Anda lakukan (mungkin Anda bekerja di stasiun, misalnya).

Kata kerja gerak ini selalu berpasangan dan memiliki aturan dan bentuk yang tak teratur. Salah satu contoh bentuk kata kerja ini adalah: идти (idti) dan ходить (khodit). Keduanya sama-sama berarti pergi dengan berjalan kaki (ada kata kerja lain yang berarti pergi dengan menggunakan transportasi).

Leave a Reply