Kursi Roda Tertinggal, Atlet Paraplegic Ini Ngesot di Bandara London

Atlet Paraplegic

Seorang atlet paraplegic kecewa dengan pelayanan Bandara Luton London. Atlet tersebut terpaksa harus ngesot di lantai terminal karena kursi rodanya tertinggal.

Justin Levene merupakan seorang atlet paraplegic, ia lumpuh dari pinggah ke bawah. Dirinya sudah siap untuk bepergian, Levene membawa kursi roda khusus miliknya, seperti dilansir dari dari BBC, Kamis (8/11/2018).

Setelah tiba di Bandara Luton London, Inggris, Levene dibuat kecewa. Karena kursi roda miliknya tertinggal di bandara keberangkatan.

Levene yang lumpuh merasa sangat kecewa. Karena pihak bandara juga tidak memiliki kursi roda bermotor untuk Levene.

Pihak bandara hanya menyediakan kursi roda biasa dan hal tersebut mengharuskan Levene diikat agar tidak jatuh. Levene menolak karena merasa hal ini membahayakan dirinya.

“Saya sudah bekerja sangat keras selama beberapa tahun untuk mencoba dan mempertahankan semua kemandirian saya. Dan berada di salah satu kursi yang mereka tawarkan akan membuat saya merasa terhina dan direndahkan,” kata Levene kepada BBC.

Merasa begitu terhina, Levene memutuskan untuk ngesot di terminal bandara. Ia mencari kereta bagasi dan mendorong dirinya sampai ke tempat parkir taksi.

Aksinya ini sempat terekam oleh penumpang lainnya. Levene pun menggugat Bandara Luton London yang meninggalkan kursi roda miliknya.

Pihak bandara pun memberikan keterangan tentang kejadian ini.

“Meskipun kami meminta maaf jika Levene tidak puas dengan layanan yang diterimanya, kami puas bahwa agen dan staf kami melakukan semua yang mereka bisa dalam keadaan sulit,” kata pihak bandara.

“Saat mengetahui bahwa penerbangan Tuan Levene tiba tanpa kursi rodanya, tim kami bekerja keras untuk menemukan solusi, menawarkan kursi roda yang dibantu oleh Tuan Levene sebagai pengganti sementara. Tuan Levene menolak semua tawaran bantuan karena dia menganggapnya tidak dapat diterima,” lanjut pihak bandara.

Kejadian ini menimbulkan pro dan kontra. Ada yang setuju dengan aksi Levene dan tapi ada juga yang menganggap aksi Levene arogan.

Leave a Reply