Korban Tewas Gunung Fuego Ditemukan Dalam Kondisi Seperti Patung

Gunung Fuego di Guatemala terus bergolak. Erupsi dahsyatnya sejauh ini telah menewaskan 99 orang. Meski demikian, baru 25 jasad yang sudah teridentifikasi.

Sulitnya proses identifikasi akibat panas ekstrem dari aliran vulkanik yang membakar tubuh para korban, sehingga sebagian besar jasad tidak dapat dikenali lagi.

“Sangat sulit bagi kami untuk mengidentifikasi mereka, karena beberapa korban tewas telah kehilangan sidik jari mereka akibat lahar panas,” kata Direktur Institut Ilmu Forensik Nasional, Fanuel Garcia seperti dikutip dari News.com.au, Kamis (7/6/2018).

“Kami harus menggunakan metode lain … jika memungkinkan mengambil sampel DNA untuk mengidentifikasi mereka.”

Letusan Gunung Fuego yang terjadi pada Minggu 3 Juni membuat penduduk dusun di pegunungan terpencil di dekatnya terjebak, tak memiliki waktu dan kesempatan untuk melarikan diri ke tempat yang aman.

Menggunakan sekop dan backhoe, pekerja darurat menggali puing-puing dan timbunan lumpur. Mereka berjibaku dengan waktu di medan penuh bahaya yang masih membara akibat hujan abu, asap dan batuan cair.

Jasad para warga yang ditemukan tertutup abu vulkanik begitu tebal, sehingga mereka terlihat seperti ‘patung’.

Tim penyelamat menggunakan palu godam untuk membongkar atap rumah yang terkubur material vulkanik, untuk memeriksa apakah yang terperangkap.

Hilda Lopez mengatakan, ibu dan saudara perempuannya masih hilang setelah awan panas, abu dan batu menerjang desanya di San Miguel Los Lotes, tepat di bawah lereng Gunung Fuego.

“Kami berada di sebuah pesta, merayakan kelahiran seorang bayi, ketika salah satu tetangga berteriak pada kami untuk keluar. Kami menyaksikan kemunculan lahar yang siap menerjang,” kenang Lopez.

“Kami tidak percaya awalnya, dan ketika kami keluar, lumpur panas sudah turun ke jalan. Ibuku terjebak di sana, dia tidak bisa keluar,” ucap Lopez sambil menangis dan menutupi wajahnya.

Juru bicara Badan Bencana Guatemala, David de Leon mengatakan, 18 jasad ditemukan di San Miguel Los Lotes.

Suami Lopez, Joel Gonzalez mengatakan juga kehilangan ayahnya dalam peristiwa tersebut. Pria sepuh tersebut diduga kuat dapat menyelamatkan diri dan diyakini terkubur di sana, di dalam rumah.

Leave a Reply