Kepulauan Togean Akan Gelar Festival Kelas Dunia di Tengah Laut

Kepulauan Togean

Kepulauan Togean yang berada di Sulawesi Tengah merupakan salah satu surga maritim Indonesia. Tahun ini Togean siap untuk unjuk gigi ke dunia lewat festival laut internasional.

Kepulauan Togean di Sulawesi Tengah terdiri dari 462 pulau kecil yang dihuni oleh Suku Bajo, Togean, Babongko dan Saluan. Mereka memiliki julukan Sea Gypsy Nomad. Suku-suku laut ini punya tradisi budaya, ritual dan pola hidup khas peradaban maritim Indonesia.

Togean juga miliki terumbu karang salah satu yang terbaik di Indonesia dan dunia. Togean akan diperkenalkan kepada dunia sebagai destinasi wisata maritim dan ekonomi kreatif lewat Togean International Oceanic Festival (TIOF) 2018.

Festival ini akan digelar tanggal 7-11 Agustus 2018 dan diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Tojo Una-Una dan Lokaswara selaku pelaksana dan didukung Pemrpov Sulawesi Tengah dan Taman Nasional Kepulauan Togean, Kementerian Desa, PDT & Transmigrasi dan Sarinah Persero.

“Togean International Oceanic Festival ini antara lain mempunyai wilayah festival yang sangat indah dan strategis, program festival berkelas dunia dan didukung tim profesional berwawasan global,” ujar Franki Raden, Project dan Program Director Festival Lokaswara.

Festival ini sangat istimewa, panggung TIOF akan didirikan di tengah Laut dengan memakai teknologi konstruksi kayu Suku Bajo. Para penonton akan ditempatkan di atas tribun terapung yang mengelilingi panggung,

Festival ini juga akan diisi dengan pertunjukan musik, diving, snorkeling, olah raga laut tradisional Suku Bajo, triathlon, fashion show, lomba fotografi jurnalistik, kuliner laut, pameran kerajinan, layang-layang, dan seminar eco-tourism. Mereka juga akan mendatangkan Chris Berry, pemenang Grammy dari AS, Han Bapeh (Korea), Andy Rif (Indonesia), Nona Ria, Nita Artsen, instruktur yoga kelas dunia bagi mereka yang ingin mendapatkan pengalaman spiritual di tengah-tengah keindahan Laut Togean.

“Pokoknya hampir semua sub sektor ekonomi kreatif kita satu padukan di festival yang unik, cantik, eksotik, ciamik dan berkelas dunia ini,” ujar Hasnil Fajri, Business and Creative Director Lokaswara.

Leave a Reply