Keliru, Donald Trump Salah Warnai Bendera Amerika Serikat

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump diketahui keliru mewarnai bendera negaranya sendiri saat mengunjungi rumah pasien anak-anak di sebuah rumah sakit di Ohio, Kamis (26/8/2018).

Sebelumnya, seperti biasa, agenda kunjungan presiden berlangsung sewajarnya. Tak ada yang mengetahui kesalahan itu hingga akhir pekan pekan ini, jagat Twitter geger saat mengetahui kesalahan yang dilakukan oleh orang nomor satu di Negeri Paman Samitu.

1. Bendera AS merupakan yang paling mudah dikenali

Negara Amerika Serikat boleh dibilang merupakan negara yang paling eksis di dunia. Ia secara rutin muncul di berbagai berita dan bahkan film-film. Tak jarang, bendera Bendera Amerika Serikat yang juga dikenal sebagai Old Glory itu juga tampil di berbagai kesempatan.

Namun, Presiden Donald Trump, yang belakangan ini tengah memiliki waktu yang berat, tampak kesulitan mengingat, bahwa bendera negaranya hanya memiliki 13 garis berwarna merah dan putih berselingan, dengan 50 bintang putih di dalam persegi panjang warna biru.

Sang presiden, justru mewarnai garis yang seharusnya berwarna merah dengan warna biru, seperti yang bisa kamu lihat di atas.

2. Pernah menyindir, kini giliran disindir

Sebelumnya, Presiden Trump menyindir para pemain National Football League (NFL) karena tidak menghormati bendera AS dan lagu kebangsaan Stars-Spangled Banner sebelum pertandingan.

Soalnya, para pemain NFL tetap duduk alih-alih berdiri saat lagu kebangsaan dimainkan dan bendera tengah dikerek. Selain itu, Presiden Trump juga diketahui memeluk bendera Old Glory setelah membuat pidato kontroversial tentang imigrasi ilegal.

“Garis-garis bendera Amerika itu berwarna merah dan putih. Trump harus tahu ini, mengingat sebelumnya dia mengkritik para pemain football dengan sebutan ‘tak menghormati bendera,'” cetus aktivis sekaligus pencipta lagu Holly Figueroa O’Reilly, seperti yang dikutip Independent, Sabtu (25/8/2018).

3. Jadi bahan lelucon rakyatnya sendiri

Sejak para pengguna media sosial dunia mengetahui kesalahan yang dilakukan Trump, mereka dengan cepat membuat lelucon tentang hal itu.

Di antaranya, seperti yang dikompilasi Elite Daily dan New Delhi Television, ada yang menyebut bahwa Presiden Trump tengah mewarnai bendera Rusia yang terdiri dari tiga lapisan horizontal putih, biru dan merah. Sebelumnya pada tahun 2016, kemenangan Trump dalam pemilu presiden AS diwarnai dugaan adanya keterlibatan pihak Rusia.

Tak hanya itu, yang lebih kocak lagi adalah terdapat salah seorang pengguna Twitteryang menyebut Presiden Trump mencontoh pewarnaan seorang anak yang duduk di sebelahnya. Padahal, Presiden Trump tak perlu repot-repot melakukannya, mengingat dia bisa melihat warna bendera AS di bros yang dia sematkan di jasnya sendiri.

4. Belakangan ini sang Presiden memiliki waktu yang sulit

Walau melakukan kesalahan mewarnai bendera negara yang dia pimpin, sebagian kalangan mencoba untuk bersimpati sekaligus berempati pada presiden berusia 72 tahun itu.

Belakangan ini, sang presiden diketahui tengah berada dalam waktu yang sulit sepanjang pekan lalu. Mantan kepala kampanye Trump, Paul Manafort, dihukum karena tindak penipuan keuangan (Financial fraud). Kemudian ada pengacaranya sendiri yaitu si Michael Cohen yang mengaku bersalah telah menyuap seorang model dewasa Karen McDougal.

Selain itu, Trump membatalkan parade militer AS tanpa persetujuan Pentagon. Padahal, pihak Pentagon sendiri tidak memiliki wewenang untuk itu.

Leave a Reply