Kekalahan Arema Dari Borneo FC Adalah Kekalahan Menyakitkan

Arema

Pelatih Arema FC, Joko Susilo, menyebut kekalahan timnya dari Borneo FC sebagai kekalahan menyakitkan. Meski demikian, Joko menyebut Arema tak bermain jelek.

Arema takluk dengan skor 1-2 dari Borneo FC dalam lanjutan Liga 1 2018 di Stadion Segiri, Samarinda, Senin (9/4/2018).

Arema sebenarnya unggul duluan melalui gol Thiago Furtuoso pada menit ke-34. Keunggulan tersebut bertahan hingga turun minum.

Namun, Borneo FC mampu membalikkan keadaan di babak kedua. Gol-gol Titus Bonai pada menit ke-58 dan Lerby Eliandry pada menit ke-70 memastikan kemenangan tim tuan rumah.

Seusai pertandingan, Joko memberikan penilaian soal penampilan para pemainnya.

“Kami harus sportif, Borneo menang malam ini. Kami sudah berusaha keras dan main tidak jelek sehingga mampu menciptakan banyak peluang,” ujar Joko.

Kekalahan dari Borneo FC membuat Arema untuk sementara terpuruk di peringkat ke-17 klasemen sementara. Singo Edan baru mengumpulkan satu poin dari tiga laga.

“Secara umum kami sudah melakukan perbaikan dan hasilnya permainan kali ini lebih bagus dari dua pertandingan terakhir. Namun, kami tidak bisa mengubah hasil,” tutur Joko.

“Ini menyakitkan bagi kami. Kami banyak memiliki peluang, cuma hasil yang tidak bisa berubah. Kami yakin hasil ini tentu tidak memuaskan Aremania karena hanya kemenangan obatnya. Evaluasi tetap akan dilakukan termasuk evaluasi yang dilakukan jajaran manajemen atas kinerja pelatih,” katanya.

Sementara itu, pelatih Borneo FC, Dejan Antonic, mengaku senang dengan hasil yang diraih anak asuhnya.

“Malam ini pertandingan bagus sekali. Dua tim berusaha memenangkan pertandingan, banyak peluang yang tercipta. Babak pertama kami tertinggal, lalu ada perubahan babak kedua kami balas,” kata Dejan.

“Saya senang anak-anak mau berubah pada babak kedua. Arema adalah tim yang bagus dan anak-anak membuktikan kerja keras mereka bisa memenangkan pertandingan pada malam ini,” ujarnya.

Leave a Reply