Kasus Perempuan Dalam Kardus, Tersangka: Saya Kesal Barang Tak Bisa Diuangkan

Perempuan Dalam Kardus

Polisi terus mendalami kasus pembunuhan perempuan dalam kardus, Rika Karina (21) di Medan. Pelaku, Hendri mengaku kesal karena kosmetik yang dibelinya seharga Rp 4,2 juta tidak bisa dibatalkan atau diuangkan kembali.

“Yang buat saya emosi, ya waktu dia bilang barang yang sudah dibeli ya tidak bisa diuangkan lagi atau tidak bisa dikembalikan. Karena barang itu mau saya jual lagi,” ujar Hendri.

Hendri mengatakan, dia sudah membeli dan menyerahkan uang ke korban sejak 3 pekan lalu. Tapi, barang itu tidak juga dikirim oleh korban. Opsi pengembalian uang yang ditawarkan ke korban juga tidak bisa dipenuhi.

Akhirnya pembunuhan terjadi di rumah pelaku di Jalan Platina Raya Komplek Ivory, Medan, pada Selasa (5/6) pukul 22.30 WIB. Mayar Rika baru ditemukan pada Rabu (7/6) pukul 01.30 di samping Gereja HKBP Ampera Jalan Karya Rakyat Gang Melati 1, Kel. Sei Agul, Lec. Medan Barat, Medan.

Sementara, Kapolrestabes Medan Kombes Pol Dadang Hartanto mengatakan seperti gelap mata saat melakukan pembunuhan itu. Bahkan pelaku tidak sadar di rumahnya ada anak dan istrinya.

“Rumahnya itu dua lantai, jadi istri dan anaknya lagi di lantai 2 rumahnya waktu itu,” papar Dadang di Mapolrestabes Medan, Kamis (7/6).

Dari pemeriksaan dan penggeledahan yang dilakukan, sejumlah barang bukti disita, yakni 1 unit motor Honda Scoopy plat BK 5875 ABM, 1 kardus, 1 bila h pisau dapur bergagang hijau, 1 tali berwarna putih, 1 tas koper, 1 baju dress, pakaian dalam, 1 baju berwarna cream, bakal kain berwarna abu-abu, 1 baju tanktop, 8 kain serbet, 1 plastik transparan, dan 2 unit ponsel.

“Pelaku dijerat pasal 338 KUH Pidana, dengan ancaman maksimal 20 tahun penjara,” pungkas Dadang.

Leave a Reply