Kali Biru Di Raja Ampat, Sungai Jernih Dengan Warna Biru Kristal

Kali Biru

Pesona alam bahari Kabupaten Raja Ampat, seakan tak pernah habis untuk dijelajahi. Salah satu lokasi wisata yang berada di Timur Indonesia ini memiliki banyak lokasi yang belum terekspose, salah satunya kali biru. Sesuai namanya, air di sungai ini memiliki air yang jernih, menyerupai warna biru Kristal.

Sungai kali biru terletak di pedalaman Raja Ampat, tepatnya di Kampung Warsambin, Distrik Teluk Manyalibit, Kabupaten Raja Ampat, Provinsi Papua Barat. Untuk sampai ke lokasi wisata, para turis dapat menjangkaunya dengan jalur darat dan jalur laut.

Dalam perjalanan darat menuju Kampung Warsambin, wisatawan akan disuguhi pemandangan hutan yang masih asri di kiri dan kanan jalan. Untuk jalur ini, pengunjung perlu merogoh kocek Rp500 ribu per satu motor tempel.

Setelah melakukan perjalanan panjang yang cukup melelahkan, kepenatan wisatawan seketika hilang saat menikmati air berwarna biru yang dingin dan sejuk ini. Suasana alam yang tenang, panorama hutan tropis serta pemandangan alam kali yang jernih tanpa polusi udara dan kepenatan kota besar, bisa menyegarkan pikiran.

Demianus Ansa, pemilik lokasi wisata kali biru mengatakan kali tersebut dinamakan kali biru karena air yang ada di sungai ini memiliki warna biru, bukan berasal dari limbah, tetapi memang alami.

“Orang asli setempat menyebutnya Warabiae, kurang lebih memiliki arti yang sama, yaitu sungai warna biru jernih. Tidak semua bagian sungai memiliki warna biru namun hanya pada beberapa bagian tertentu saja. Sementara, pada bagian hulu air yang mengalir sama sekali tidak berwarna,” kata Ansa.

Lokasi wisata ini ditemukan pada 2016 dan baru di bukan pada November 2017 dan saat ini mulai banyak dikunjungi wisatawan, baik domestic atau internasional, di mana keramaian lokasi wisata ini terjadi pada weekand dan pada hari libur.

Keindahan sungai semakin lengkap dengan sumber mata air yang terkumpul dalam telaga kecil. Disinilah warna air yang tadinya jernih seperti kristal berubah menjadi biru.

Secara ilmiah, fenomena alam seperti ini berhubungan dengan gelombang cahaya dari matahari oleh air sungai kali biru. Ketika sinar matahari mengenai dasar sungai, molekul air secara otomatis akan menyerap warna merah pada spektrum cahaya, kemudian disusul warna kuning, hijau dan ungu.

Leave a Reply