Ini Dia Tips & Trick Bagi Kamu Yang Ingin Melukis Menggunakan Cat Air!

Salah satu teknik melukis dengan menggunakan cat air (watercolor paintings) menjadi booming di media sosial akhir-akhir ini. Hal tersebut bermula dari maraknya para ilustrator yang mengunggah karya mereka melalui akun Instagram.

Hobi ini pun menjadi ramai diperbincangkan banyak kalangan. Alhasil, para profesional tertarik membuka kelas workshop bagi pemula yang ingin belajar dasar-dasar tekniknya. Mulai dengan cara tatap muka (offline), atau juga melalui video di YouTube dan blog.

Nah, buat kamu yang mau jago melukis, ada 7 cara mudah mengenal dasar watercolor paintings nih! Mulai nggak sabar untuk memamerkan karyamu di sosial media? Simak dulu tips berikut ini!

1. Mengenal Brushes

belajar melukis - Macam-macam contoh kuas untuk melukis dengan cat air

Hal pertama yang harus kamu pahami adalah mengenal brush atau kuas manakah yang cocok untuk melukis watercolor. Berdasarkan ilustrator Rachel Hinderliter, ada dua jenis rekomendasi brush yang kerap disukai oleh banyak para profesional.

Pertama, yaitu Raphael Soft Aqua yang berbentuk round dan memiliki 12 ragam pilihan. Dimulai dari ukuran terkecil nomor 2 sampai yang terbesar nomor 24. Kedua, quill brushes yang dapat menahan banyak air sehingga menyempurnakan hasil akhir, khususnya saat melukis dedaunan.

2. Membedakan Warna

belajar melukis - Contoh-contoh warna cat air

Penting untuk kamu ketahui bahwa banyak jenis cat air yang bisa terlihat berubah setelah mengering. Ada baiknya sebagai pelukis pemula, kamu mencoba dulu semua jenis warna yang akan dipakai.

Caranya cukup mudah, hanya dengan mencampur cat dan air secukupnya. Kalau merasa koleksi cat airmu belum terlalu banyak, coba padukan dua warna atau lebih untuk menciptakan warna baru. Jadi lebih hemat, kan?

3. Kualitas Alat Lukis

belajar melukis - Satu full set cait air berbentuk papan

Beragam kelas workshop merekomendasikan para pemula memiliki kualitas alat lukis yang baik. Tentunya, hal ini sama saja dengan menyarankan untuk membeli kertas, cat, dan kuas yang mahal. Begitulah yang dipaparkan oleh ilustrator Yao Cheng. Memang tidak dapat dipungkiri, peralatan lukis berharga tinggi mampu memberikan hasil yang berbeda dibanding dengan yang harganya terjangkau. Sekalipun saat melukis, menggunakan teknik yang sama. Misalnya saja jika memakai kertas kualitas premium. Kertas premium tidak akan mudah menekuk apalagi mengeriting walau melukis dengan kadar air terlalu banyak.

Wah, berarti apakah harus menabung ekstra keras untuk membeli peralatan lukis? Tentu saja hal ini bisa dicari alternatifnya! Salah satunya dengan menggunakan cat air yang berbentuk papan set. Terdapat dua rekomendasi yang bisa jadi referensi untuk kamu lho, yaitu Winsor & Newton Cotman atau Sakura Koi. Tentunya ini bisa menghemat budget dibandingkan mengeluarkan biaya yang lebih untuk membeli full set cat air yang kerap digunakan para profesional.

4. Piring sebagai Palet

belajar melukis - Menggunakan palet dengan piring berwarna putih polos.

Sebagai pelukis kamu pasti akan membutuhkan palet untuk mencampur warna-warna cat. Biasanya, para profesional kerap menggunakan palet berbahan porselen. Jenis seperti ini cukup baik untuk memadukan warna. Akan tetapi sebagai pemula, kamu cukup menggunakan piring datar plastik berwarna putih. Selain mudah didapatkan, harganya juga lebih terjangkau, lho.

5. Gunakan Kertas Kecil

belajar melukis - Salah satu referensi ukuran kertas untuk berlatih melukis.

Buatlah ukuran kertas khusus watercolor milikmu menjadi lebih kecil. Cara ini efektif ketika menghadapi nervous saat mulai melukis. Sekalipun sudah terbiasa membuat karya, namun pelukis seringkali melakukan uji coba awal ketika melakukan pewarnaan.

Oleh karena itu, untuk mendapatkan kualitas terbaik, disarankan mencobanya di kertas dengan ukuran lebih kecil. Salah satu ukuran yang bisa kamu jadikan sebagai standar untuk latihan yaitu 5 cm x 7 cm. Jangan lupa juga, biasakan membuat sketsa terlebih dahulu. Supaya ada batas saat melakukan pewarnaan, dan menjadi lebih rapi.

Leave a Reply