Ini Dia Paspor Terkuat dan Terlangka di Dunia Tahun 2018

Paspor Terkuat dan Terlangka

International Air Transport Association (IATA) belum lama ini mengumumkan peringkat tahunan daftar paspor terkuat di dunia. Jerman masih tetap menduduki posisi teratas selama lima tahun berturut-turut dan disusul oleh Singapura yang berada di posisi kedua dan menjadikannya sebagai paspor terkuat di kawasan Asia Pasifik.

Seperti dilansir Business Insider, penilaian peringkat itu dilakukan terhadap 199 negara dengan 143 di antaranya mengalami peningkatan secara kualitas, dan 41 lainnya tetap tidak berubah pada posisinya.

Meski Jerman menempati peringkat pertama, dalam riset terpisah yang dilakukan oleh Passport Index, paspor Singapura justru menjadi paspor paling kuat dan lebih tepat untuk menduduki posisi pertama. Alasannya karena Singapura memiliki perspektif makro ekonomi, mobilitas, dan migrasi global yang lebih tinggi dibandingkan Jerman

“Akses, konektivitas, dan kemakmuran bersama merupakan faktor yang mendorong kebutuhan akan kebebasan melakukan perjalanan lebih jauh, dan itu dimiliki hampir sempurna oleh Singapura,” jelas Dominic Volek, Managing Partner Henley & Partners Singapore.

Meski begitu, Jerman saat ini masih lebih unggul karena paspor negara ini bisa memberi “tiket” bebas visa kepada 125 negara, dibandingkan Singapura yang hanya 122. Tapi, paspor Singapura memiliki skor visa-on-arrival 37, lebih tinggi dibanding Jerman yang hanya 34.

Sementara itu, dari begitu banyaknya paspor yang beredar di dunia, paspor The Sovereign Military Order of Malta merupakan paspor paling langka di dunia. Hanya ada tiga buah yang pernah dikeluarkan yakni untuk grand master, wakil grand master, dan kanselir.

Paspor The Sovereign Military Order of Malta tersebut dikeluarkan pada abad pertengahan saat pemerintahannya masih bernama the Sovereign Military Hospitaller Order of Saint John of Jerusalem of Rhodes and of Malta. Lebih lengkapnya lagi, menurut Business Insider paspor tersebut berasal dari Crusader Knights Hospitaller pada tahun 1099.

Pemerintahan tersebut kehilangan pulau Malta sekitar tahun 1800, dan sejak saat itu, mengeluarkan perangko, mata uang, dan paspornya sendiri. Sejak saat itu juga, paspor The Sovereign Military Order of Malta tidak pernah diterbitkan lagi.

Leave a Reply