Ingin Menulis Email Bahasa Inggris? Ikuti 6 Tips Ini

Bahasa Inggris

Setiap hari, 205 triliun email dikirim dan diterima di seluruh dunia. Kebanyakan dari email ini adalah email informal antara teman, dengan tujuan utama untuk keperluan bisnis. Ketika kamu mengirim email untuk rekan kerjamu, melamar pekerjaan atau memperluas jaringanmu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan ketika menulis email dalam bahasa Inggris.

1. Kenalilah nada bicara emailmu

Selalu perhatikan kepada siapa kamu menulis email, dan sesuaikan bahasa yang kamu gunakan. Jika dibandingkan dengan surat, email memang sedikit informal, sehingga kamu bisa memulai emailmu dengan kata “Hi” atau “Good morning” tapi selalu lebih baik untuk menulis “Dear….” jika kamu mengirim email pertama kali atau jika mereka adalah seniormu. Sama halnya dengan mengakhiri sebuah email, sebaiknya kamu menggunakan “Best/kind regards” daripada “Yours sincerely/faithfully” untuk sebuah email formal. Apapun hubunganmu, jangan menggunakan bahasa informal atau bahasa sehari-hari seperti “Hey you guys”, “Yo!”, atau“Hi folks”.

2. Semuanya bergantung kepada judul

Sebuah hal yang umum untuk menggunakan nama pertama dalam komunikasi internasional, jadi jangan ragu untuk melakukannya. Hal lain yang harus diperhatikan adalah tajuk subjek dari emailmu yang harus singkat dan padat, karena biasanya orang-orang sibuk memutuskan penting atau tidaknya membaca sebuah email bergantung dari tajuk subjek email tersebut. Contoh dari tajuk subjek email yang baik adalah “Meeting date changed”, “Quick question about your presentation” atau“Suggestions for the proposal”.

3. Gunakan alamat email yang professional

Jika kamu bekerja untuk sebuah perusahaan kamu sebaiknya menggunakan alamat email perusahaanmu. Namun jika kamu menggunakan alamat email pribadi karena kamu seorang wiraswasta atau kamu sedang mencari pekerjaan, kamu harus berhati-hati ketika memilih alamat email yang kamu gunakan.

Kamu harus mempunyai sebuah alamat email yang menggunakan namamu, sehingga penerima email akan tahu siapa yang mengirim email. Sebaiknya jangan menggunakan alamat email yang kamu buat ketika kamu masih bersekolah atau berkuliah (IloveJohn… or “Beerlover

4. Kurangi basa-basi

Basa-basi memang bisa membangun sebuah kedekatan, namun tidak perlu terlalu berlebihan. Kalimat sederhana seperti “I hope you are well” atau“How are things?” sudah lebih dari cukup. Hal lain yang harus diperhatikan adalah soal humor. Humor bisa menyebabkan salah paham tanpa nada yang tepat dan tanpa ekspresi wajah seperti ketika bertemu secara langsung, sehingga lebih aman untuk tidak menggunakan humor dalam email, kecuali jika kamu cukup dekat dengan penerima email.

5. Buatlah sederhana

Email ditulis untuk dibaca dan dimengerti secara cepat, jadi hanya masukan hal-hal yang penting dan hindari menulis informasi tidak penting yang membuat jenuh.

6. Baca kembali setiap email

Selalu cek email kamu sebelum mengirimnya. Baca dan baca kembali emailmu beberapa kali, sebaiknya secara lantang, untuk memastikan bahwa tidak ada kesalahan dalam susunan kata maupun penulisan. Dan jangan pernah mengandalkan ejaan otomatis.

Leave a Reply