Indonesia Dapat Jatah Empat Kali Ujicoba Sebelum Sea Games 2017

Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) sudah memutuskan untuk mengakomodasi segala kebutuhan sepakbola menuju SEA Games 2017. Timnas sudah dijatah empat kali melakukan ujicoba mulai Juni.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Satlak Prima, Achmad Soetjipto, saat ditemui di Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.

Soetjipto mengatakan, sepakbola telah masuk SK Prima mulai dari Juni 2017. Dengan SK itu, otomatis segala yang menjadi kebutuhan timnas akan dicover oleh Prima, termasuk uang saku, jatah ujicoba, dan training camp.

“Pemerintah sepakat memberi jaminan bahwa cabor yang berpeluang medali didukung empat kali ujicoba. Nah, bagaimana dengan sepakbola? Sepakbola kita tahu mereka menjadi runner-up di AFF 2016. Itu kan berarti luar biasa sehingga kita akan dukung apakah empat kali atau tiga kali,” ujarnya.

Tetapi, ucap Soetjipto, sampai saat ini PSSI belum memasukkan proposal kepada Satlak Prima tentang rencana ujicoba menjelang SEA Games 2017.

“Belum ada masuk proposal. Tetapi perlu diingat jatah empat kali boleh selama ke Asia. Dan perlu diketahui untuk bisa di-cover Prima, federasi harus mengajukan lebih dulu 40 hari sebelumnya sebab sekarang apapun itu harus izin kepada Sekretaris Negara,” jelasnya.

Timnas U-22 hari ini berangkat ke Kamboja dalam rangka pertandingan persahabatan sekaligus ujicoba menuju SEA Games 2017. Menurut Soetjipto, tidak ada uang negara yang dipakai dalam ujicoba melawan Kamboja itu.

PSSI bisa saja meminta ganti biaya yang dikeluarkan mengingat jatah PSSI untuk tryout masih utuh. Tetapi, tetap memerlukan koordinasi.

“Harus duduk bareng dulu dengan Satlak Prima,” ucap Sesmenpora, Gatot S. Dewa Broto.

Leave a Reply