Ikuti Teknik Tidur Ala Tentara Ini Untuk Kamu Yang Insomnia

Teknik Tidur

Satu teknik tidur yang digunakan militer dipercaya bisa membuat seseorang terlelap dalam waktu kurang dari 2 menit. Melansir MetroUK, teknik ini memiliki kemungkinan sukses 96 persen setelah latihan 6 minggu.

Teknik ini juga dikabarkan mampu mengurangi kesalahan yang dibuat para pilot akibat kelelahan. Sebuah survey di tahun 2011 menemukan bahwa sepertiga warga Inggris kekurangan tidur.

Menurut NHS, orang dewasa harusnya tidur antara 7-9 jam per hari. Kekurangan tidur telah dikaitkan dengan beberapa masalah kesehatan termasuk diabetes, penyakit jantung, dan stroke.

Cara melakukan teknik ini:

Rileks-kan otot wajah, termasuk rahang, dan otot di sekitar mata. Posisikan bahu serendah mungkin sebelum melemaskan lengan atas dan bawah pada satu sisi, kemudian pada sisi yang lain.

Tarik napas, santaikan dada dan kaki, dimulai dengan paha dan gerak-gerakkan kaki bagian bawah. Saat tubuh telah santai selama 10 detik, bersihkan semua hal dari pikiran. Ada 3 metode yang bisa membantu teknik ini, menurut buku “Relax and Win: Championship Performance.”

1. Bayangkan dirimu berbaring di atas sampan di danau yang tenang dengan langit biru di atasmu

2. Bayangkan dirimu meringkuk di tempat tidur gantung beludru hitam di ruang gelap.

3. Ulangi kata-kata “jangan dipikirkan, jangan dipikirkan, jangan dipikirkan” selama 10 detik.

Metode tidur ini pertama kali ditulis dalam sebuah buku terbitan tahun 1981. Metode ini masih digunakan untuk membantu kekurangan tidur. Namun tentara US telah merilis disclaimer tentang metode tersebut:

“Tidak ada rumus yang lebih baik selain mendengarkan apa yang dibutuhkan oleh tubuh.”

Tidur sangat penting untuk mempertahankan energi, menyeimbangkan emosi, kinerja kerja dan kebugaran, serta kesehatan secara keseluruhan. Kebanyakan orang memiliki masalah tidur dengan tidak mendapatkan tidur cukup, tidak tidur dengan tenang, atau kombinasi keduanya.

Penelitian terbaru oleh Universitas Uppsala di Swedia mengungkapkan bahwa pola tidur yang terganggu bisa mengubah metabolisme dan meningkatkan kemampuan tubuh untuk menyimpan lemak, yang berujung pada obesitas. Sebuah studi di Eropa tentang Kardiologi juga menemukan bahwa tidur kurang dari lima jam semalam bisa sama buruknya dengan merokok.

Leave a Reply