Hot Water Challenge Yang Sedang Viral Ini Berbahaya, Sudah Makan Korban

Hot Water Challenge

Setelah Kiki Challenge, kini giliran ‘The Hot Water Challenge’ viral di media sosial. Tantangan ini merupakan hal yang sangat konyol dan dapat membahayakan. Hot Water Chalenge ini yaitu Anda menyiramkan air panas ke tubuh Anda sendiri atau orang lain. Cara yang lain adalah meminum air panas itu menggunakan sedotan.

Melansir dari Cosmopolitan, awal bulan ini, Kyland Clark seorang remaja berusia 15 tahun dirawat di rumah sakit dan terluka parah setelah temannya menyiram air panas ketika ia sedang tidur.

“Aku melihat kulitku mengelupas sampai dada,” ujar Clark kepada Fox 59 dikutip dari Cosmopolitan, Kamis (02/08/2018). Ia pun menambahkan “Saat aku melihat ke cermin, kulitku mengelupas di wajahku.”

Hot Water Challenge ini pertama kali muncul di Youtube beberapa waktu lalu ketika beberapa anak berusia 10 dan 11 tahun dilarikan ke rumah sakit karena mencoba tantangan itu. Tragisnya, anak 8 tahun bernama Ki’ari Pope meninggal di Florida setelah sepupu Ki’ari menantangnya melakukan Hot Water Challenge dengan menggunakan sedotan.

Seberapa bahayakah challenge ini? Jawabannya adalah sangat berbahaya. Ketika air panas menyentuh kulit, itu akan menyebabkan luka bakar stadium 2 seperti yang dialami oleh Clark. Butuh waktu tiga minggu untuk menyembuhkan luka bakar stadium 2 karena kulit akan melepuh bahkan mengelupas.

Bekas luka bakar ini akan menyebabkan perubahan pigmentasi pada kulit. Jika dilakukan dengan cara meminum melalui sedotan, lebih berbahaya karena akan menyebabkan luka yang serius di bagian organ dalam, sesak napas dan bahkan bisa menyebabkan kematian.

Bagi Anda para orang tua, batasi akses di internet. Pilihlah konten yang sesuai dengan umur anak Anda dan awasi selalu sang anak supaya tidak terjerumus pada hal-hal yang dapat membahayakan kesehatan Anda. Awasi selalu pergaulan anak di sekolah. Dr. Ed Bartkus dari Indiana University Helt mengatakan “Jika teman teman Anda menyuruh melakukan ini, maka mereka merupakan teman yang buruk.”

Leave a Reply