Hacker Yakin Sebentar Lagi Nintendo Switch Bisa Dibajak

Nintendo Switch

Dalam dunia console, yang namanya pembajakan sepertinya sudah umum terjadi. Bahkan sejak hadirnya Nintendo pertama yang nyaris tanpa proteksi sama sekali. Tetapi, kemudahan dalam membajak sebuah console semakin kesini semakin sulit untuk dilakukan karena pihak developer saat ini berjuang sangat keras untuk melindungi software utama console mereka tersebut.

Hal seperti ini sempat terjadi pada kasus PlayStation 4 yang diklaim bisa dibajak, tetapi, pada kenyataannya hal itu hanyalah pemanfaatan “celah kosong” atau bug yang ada di operating systemnya. Sony kemudian lansgung bergerak cepat memproteksinya kembali dengan melakukan berbagai update.

Mirip seperti Sony, Nintendo dengan console Switch-nya saat ini merupakan salah satu console yang juga sulit untuk dibajak, hal ini membuat para hacker merasa tertantang untuk membajak console hybrid tersebut. Sekarang, mereka mengklaim bahwa mereka sudah semakin dekat untuk membuat operating system bajakan penakluk atau homebrew software Nintendo Switch.

Seperti dilansir Kotaku, melalui sebuah video presentasi mereka di Schedule 34th Chaos Communication Congress, ada tiga kelompok hacker bernama Derrek, Plutoo, dan Naehrwert yang mengklaim bahwa Nintendo Switch memiliki operating system yang paling aman yang pernah mereka jumpai.

Setelah itu, mereka kemudian menjelaskan bagaimana ketatnya proteksi software tersebut, yang miliki beberapa lapis pertahanan hingga proses gamenya bisa berjalan. Simple-nya, mereka perlu menjebol lapisan-lapisan tersebut terlebih dahulu, sebelum bisa melakukan hack. Namun, kemudian mereka menunjukkan bahwa mereka berhasil menjebol proteksi tersebut hingga menjalankan software buatan mereka sendiri. Hal ini “dalam kasat mata” sekaligus membuat Nintendo Switch berhasil terbajak 100%.

Hingga saat ini belum ada satu pun yang berani merilisnya sampai waktu yang tidak pasti. Tetapi, video tersebut merupakan sebuah pertanda awal dari kemunculan Switch bajakan. Hal ini tentunya membuat Nintendo harus mempersiapkan langkah baru untuk menutup celah tersebut.

Leave a Reply