Generasi Millennial Yang Kecanduan Gadget Wajib Lakukan Olahraga Ini

Generasi Millennial

Jenis olahraga apa saja yang cocok buat generasi millennial? Tentu olahraga yang efektif untuk mencapai target kesehatan dan kebugaran, sekaligus menyenangkan, juga ramah di kantong. Olahraga murah itu tak butuh biaya besar, cukup bermodalkan sepeda misalnya, atau hanya dengan matras, maupun hand cover, dan lainnya.

Kalaupun butuh bergabung dengan club, sekarang cukup banyak studio kebugaran yang menawarkan harga cukup murah, mulai dari Rp300an ribu per bulan, atau paket promo bayar 3 bulan gratis 3 bulan, Anda sudah dapat mengikuti semua kelas setiap hari dari Senin hingga Sabtu. Murah, bukan?

Berikut ini telah Cermati himpun jenis-jenis olahraga yang wajib dilakukan para millennial, karena selain efektif, juga menyenangkan, serta bisa dilakukan kapan pun dan di mana pun.

1. Senam Yoga

Senam yoga dinilai cukup efektif menghilangkan bermacam gangguan kesehatan akibat berbagai aktifitas atau penyakit. Yoga juga bisa dilakukan oleh semua orang, baik pria maupun wanita, anak-anak, dewasa, hingga orang tua dan manula dengan gerakan ringan.

Jenis gerakan dan manfaat senam yoga:

– Hatha Yoga:membuat tubuh bugar dan melancarkan peredaran darah

– Vinyasa Yoga: melangsingkan tubuh karena efektif membakar lemak dan kalori

– Asthanga Yoga:melenturkan sendi-sendi tubuh

– Iyengar Yoga:keseimbangan tubuh dan pikiran atau menghilangkan sakit punggung

– Hot Yoga (Bikram Yoga):untuk detoks dan meningkatkan kekebalan tubuh

– Yoga Nidra: menghilangkan stres, depresi, dan meningkatkan energi positif

– Swing Yoga:selain menyehatkan dan menantang, gerakan olahraga ini tampak indah karena bertumpu pada teknik gerakan menggunakan sehelai kain khusus, dengan pose-pose seperti terbang untuk melatih keseimbangan dan melawan gravitasi.

2. Zumba

Zumba jadi salah satu olahraga favorit di saat ini. Sebab, dengan tarian latin dan gerakan aerobik yang menggabungkan tarian Cumba, Sumba, Merengue, Reggae, Salsa, Mambo, Hip-hop, Calypso, Flamenco, dan Rumba, olahraga ini makin membuat semangat untuk terus bergerak diiringi musik bertempo cepat.

Zumba termasuk jenis olahraga kardio, sehingga gerakannya sangat baik untuk kesehatan jantung. Jadi, jangan pernah lewatkan olahraga yang menyenangkan satu ini. Anda pun akan terbiasa untuk gerak cepat dan energik, yang pastinya berdampak positif pada keseharian Anda.

3. Martial Arts

Lebih suka gerakan olahraga yang menantang? Anda bisa juga memasukkan daftar olahraga mixed martial arts (seni bela diri campuran). Jenis-jenis olahraga ini di antaranya Capoeira, Taekwondo, Muay Thai, Capoeira, Brazilian Jiu-jitsu, Aero Boxing, Piloxing dan lainnya.

Selain menyehatkan karena meningkatkan daya tahan tubuh, serta energik, olahraga ini juga bermanfaat untuk kemampuan bela diri. Namun, untuk aero boxing dan piloxing sendiri lebih kepada pencampuran antara seni bela diri dengan dance yang mengadopsi gerakan-gerakan yoga dan pilates.

4. Parkour

Nah, bagi Anda yang tidak suka lompat dari satu pagar atau tembok ke dinding yang lainnya, tak perlu memaksakan diri. Sebab olahraga yang satu ini relatif cukup ekstrem. Butuh nyali untuk melompat pagar atau atap-atap rumah, bukan?

Olahraga parkour dikenalkan oleh David Belle asal Perancis. Gerakan dalam parkour ini membutuhkan kelenturan badan dan gerak cepat serta keberanian. Jadi, olahraga yang satu menyimpan pesan yang cukup mendalam, seperti melawan rasa takut, bangkit dari kegagalan, komitmen melewati semua rintangan, fleksibilitas, dan kebebasan.

5. Fitness

Fitness memang dikenal dengan olahraga yang dilengkapi peralatan canggih cukup lengkap, sehingga menyenangkan dan tanpa sadar sudah banyak lemak dan kalori yang terbakar. Fitness juga disebut-sebut jenis olahraga pembentukan massa otot. Tak heran bila bukan hanya wanita, fitness juga banyak diikuti oleh kaum pria.

Bahkan gerakan fitness untuk wanita juga berfokus pada teknik body shaping, yang semakin mendukung program diet, dan teknik pilates berfokus pada otot postural inti untuk menjaga keseimbangan tubuh dan tulang belakang, juga berkonsentrasi pada pengencangan otot, terutama otot-otot abs (Abdomens) atau otot perut.

6. Lari

Bahkan, saking ngehitsnya, banyak acara olahraga lari yang diselenggarakan perusahaan-perusahaan atau lembaga, baik swasta maupun pemerintah. Mereka berlomba-lomba menyelenggarakan kegiatan ini secara massal untuk kompetisi atau mempromosikan produk, maupun sekadar kegiatan charity(amal).

7. Cycling

Selain menyehatkan, olahraga cyclingini juga tak kalah menyenangkan. Sebab, dengan bersepeda mengelilingi taman atau menikmati udara segar di area jalanan Car Free Day (CFD) dua minggu sekali di Jakarta, Anda juga akan menemukan suasana baru setiap kali bersepeda.

Leave a Reply