Event Ini Akan Bawa Para Yachter Dunia Mengenal Orangutan dan Suku Dayak

Yachter

Wonderful Sail to Indonesia 2018 akan menjadi ajang kapal layar yang ditungu-tunggu oleh para yachter. Ketika mereka singgah di Kumai, Kalimantan Tengah, berbagai kegiatan seru sudah menunggu.

Ketika mereka tiba di Kumai nanti, para yachter akan melakukan berbagai kegiatan pengenalan Kumai selama sehari penuh. Setelah itu akan ditutup dengan gala dinner bersama para pejabat. Di Kumai, yachter akan dibawa untuk mengenal lebih dekat tentang Orangutan di Taman Nasionan Tanjung Puting dan Suku Dayak.

“Tamu yacht akan disambut di laut sebelum masuk ke muara. Perjalanan satu jam dan akan sampai di Pelabuhan Kumai. Di sana jadi wilayah untuk titik labuh dan kapal sandar,” jelas Guntur Talajan selaku Kepala Dinas dan Kebudayaan Pariwisata Provinsi Kalteng, di Kemenpar, Jakarta, Senin (3/9/2018).

Bukan hanya akan mengenal lebih dekat Orangutan di Taman Nasional Tanjung Puting, para tamu wisatawan bahari juga akan diajak untuk menikmati kehidupan masyarakat Dayak di Pasir Panjang. Setelah itu, mereka akan dibawa ke rumah Pangeran Mangkubumi, cagar budaya yang ada di sana.

“Selama di Rumah Mangkubumi, yachter akan diajak untuk menikmati rumah Pangeran yang sudah berumur ratusan tahun. Ada juga pemandian Putri Tujuh,” tutur Guntur.

Setelah dari rumah Pangeran, para yachter akan kembali diperkenalkan dengan pemukiman pertama di Kumai, Kampung Pelangi di bantaran Sungai Arut. Di sana ada sebuah titian sepanjang 4 km. Yachter akan bisa mengenal kehidupan awal-awal masyarakat Dayak di wilayah sungai.

“Mereka juga akan diajak menuju ke workshop pembuatan kapal pinisi. Kemudian di atas kapal klotok untuk melihat sunset di tengah Sungai Arut. Habis maghrib ada gala diner oleh pejabat,” ujar Guntur.

Hqarapannya kegiatan ini bisa membuat para yachter senang dan tinggal lebih lama di Kumai. Apalagi adanya Taman Nasional Tanjung Puting yang memang sudah mendunia.

Leave a Reply