Dubes AS Untuk Brunei Darussalam Menyindir Tentang Rendang Crispy

Rendang Crispy

Rendang kembali menjadi sorotan pada pekan ini. Bukan karena masuk daftar 50 makanan terlezat versi CNN, rendang menjadi topik hangat akibat komentar juri Master Chef Inggris yang menyebut soal rendang crispy.

Hal itu berawal dari seorang kontestan, Zaleha Kadir Olpin, yang memasak rendang ayam sebagai pelengkap nasi lemak. Oleh juri, rendang ayamnya dinilai kurang crispy atau renyah.

Selama ini, rumpun Melayu sepakat bahwa rendang tak ada yang disajikan dalam kondisi renyah. Bukan hal yang mengherankan jika warganet mengkritik atau menyindir komentar juri Master Chef itu.

Namun, kritikan tak hanya dilontarkan oleh warga biasa. Bahkan, Duta Besar Amerika Serikat untuk Brunei Darussalam, Craig Allen, turut menyindir soal rendang crispy.

“Menikmati hari yang cerah di Brunei sambil makan rendang ayam untuk makan siang. Sempurna, seperti apa adanya. -CA (Craig Allen) #tidakrenyah,” demikian unggahan dari laman Facebook resmi Kedutaan Besar AS di Brunei Darussalam.

Unggahan yang menyinggung soal rendang crispy tersebut mendapat 6.900 respons, lebih dari 350 komentar, dan telah dibagikan sebanyak 5.548 kali.

Juri MasterChef Inggris Dikecam

Kompetisi memasak MasterChef Inggris membuat geram warganet alias netizen. John Torode, salah satu juri mengkritik nasi lemak dan rendang ayam milik kontestan asal malaysia, Zaleha Kadir Olpin.

Dilansir dari The Malay Mail Online, John tidak setuju akan pernyataan Zaleha bahwa ayam untuk rendang harus lembut dan mudah hancur. Juri lain, Gregg Wallace pun berkomentar miring. Ia berkata bahwa saus pada ayam membuat rendang sulit dimakan.

“Kulitnya tidak renyah,” katanya dikutip dari The Malay Mail Online (2/4).

Zaleha pun terpaksa mengakhiri perjalannya dalam kontes ini. Namun lewat unggahannya di Instagram, dirinya menegaskan untuk tetap berpegang pada pakem memasak rendang ayam.

“Nasi Lemak saya di MasterChefUK semalam. Begitu bangga menyajikannya dan saya tetap akan memasaknya sebagaimana keluarga saya menyukainya. Tak ada yang berubah dari masakan favorit bangsa,” tulis Zaleha.

Tak pelak apa yang dialami Zaleha menuai kemarahan netizen.

Shannon Chow menuliskan :”Ayam rendang adalah makanan tradisional Malaysia, ia sangat istimewa. Bagaimana bisa kamu meminta seseorang menyiapkannya dengan berbeda hanya karena kamu suka ayam renyah dan saus yang terpisah? hargai makanannya! Ini budaya @JohnTorode1 @GreggAWallace @MasterChefUK.”

Menanggapi cuitan Shannon, John berkata bahwa ia ingin memastikan masakan itu masakan tradisional atau sudah berupa modifikasi.

“Terima kasih untuk masukannya..kita tentu saja bisa berdebat soal asal usulnya dan jika ayamnya tradisional atau sebuah adaptasi,” tulisnya.

Bukan meminta maaf, John malah mengunggah cuitan yang lebih aneh. Ia tampaknya menganggap ayam rendang adalah masakan Malaysia. Bahkan, ia menutup cuitannya dengan ‘namaste’ atau sapaan yang biasa digunakan orang India.

“Mungkin rendang itu (dari) Indonesia!! Saya suka!! Brilian betapa menarik apa yang kamu punya..Namaste,” cuitnya.

Jelas hal ini berbuntut panjang. Netizen semakin bersemangat memberikan kritikan pada John.

“Iya, kami tidak berkata namaste…kami bukan orang India,” tulis akun @Jumai_jade.

“Rendang itu tidak pernah renyah. Itu memang agak kering, tapi tak pernah renyah,” tulis akun @neometum.

Tanggapan atas kritik John sampai ke telinga politikus Malaysia, PM Najib Razak. Meski tak menyebut kontes memasak atau nama John, netizen pasti familiar dengan cuitan Najib.

“Mana ada orang makan rendang ayam ‘crispy’? #MalaysianFood,” tulis Najib.

Dilansir dari Antara, Duta Besar Inggris untuk Malaysia, Vicki Treadell memberikan tanggapan dengan lebih diplomatis.

“Rendang adalah hidangan nasional Malaysia yang ikonis jangan dibingungkan dengan pilihan masakan Indonesia … Makanan tersebut tidak pernah renyah dan juga jangan dibingungkan dengan ayam goreng yang terkadang disajikan dengan nasi lemak,” kata Vicki dikutip dari Antara (3/4).

Leave a Reply