Dua Wanita Bersaudari Ini Klaim Keturunan Terakhir Mona Lisa

Mona Lisa

Dua bersaudari asal Italia mengklaim sebagai keturunan terakhir dari sosok perempuan yang terdapat dalam lukisan terkenal di seluruh dunia, Mona Lisa.

Natalia dan Irina Strozzi mengatakan, mereka memiliki hubungan darah dengan perempuan pada lukisan karya Leonardo da Vinci.

Kepada NBC News, mereka mengungkap bahwa nama perempuan itu adalah Lisa Gherardini del Giocondo, istri dari pelaku bisnis bernama Francesco del Giocindo.

Sementara, keluarga Strozzi merupakan keluarga bangsawan kuno di Florence, sebanyak jumlah wangsa Medici yang merupakan dinasti politik, keluarga bankir, dan keturunan raja.

Lalu, bagaimana Lisa Gherardini del Gioncondo menjadi objek lukis da Vinci? Keduanya membeberkan alasan yang sederhana.

Ayah da Vinci merupakan notaris yang bekerja dengan Francesco.

“Suami (Francesco) meminta Leonardo untuk melukis wajah istrinya (Lisa),” kata Natalia, seperti dilansir Daily Mail.

Lukisan yang mulai dibuat da Vinci pada 1503 itu kini dipajang di museum The Louvre di Paris. Natalia dan Irina pun kerap mengunjungi museum tersebut untuk melihat Mona Lisa.

“Dia adalah nenek buyut kami, kami punya darah yang sama mengalir pada pembuluh kami,” ujar Irina.

Natalia dan Irina berprofesi sebagai balerina dan aktris, namun kini bekerja di bisnis winekeluarganya.

Seperti diketahui, sejumlah teori beredar mengenai spekulasi siapa sosok sebenarnya dari Mona Lisa.

Beberapa mengklaim bahwa Mona Lisa merupakan istri dari pedagang kain sutra, sementara yang lain menyebut dia sebagai pelukisan sosok perempuan ideal versi da Vinci.

Ada pula yang menyatakan lukisan itu merupakan potret diri dari sang pelukis.

Namun, klaim dua bersaudari tersebut didukung oleh Rab Hatfield, seorang profesor sejarah seni Universitas Syracuse di Florence, Italia.

“Dalam lukisan Leonardo yang terkenal itu adalah Lisa Gherardini del Giocondo sehingga Natalia dan Irina dapat yakin dia adalah leluhur mereka,” katanya.

Bukti itu ditemukan pada 20 tahun lalu di sebuah perpustakaan di Universitas Heidelberg, Jerman, melalui sebuah buku menampilkan catatan da Vinci dan lukisan Lisa Gherardini del Giocondo.

Leave a Reply