Donug, Campuran Donat Dengan Nugget Kreasi Pasangan Asal Melbourne

Donug

Food hybrid kini populer kembali. Sepasang suami istri dari Melbourne memperkenalkan paduan donat dengan nugget yang empuk gurih.

Kreasi food hybrid tersebut dinamai Donug oleh penemunya, Crag Carrick dan Rachel Dutton. Keduanya mulai menjual Donug dan mencari pendanaan lewat acara reality show, Shark Tank.

Siapa sangka ide pasangan asal Melbourne ini menarik minat investor. Mereka berhasil membawa pulang modal USD 100.000 atau sekitar Rp 1,3 miliar untuk mewujudkan impiannya.

“Saya tidak mengubah dunia dengan produk ini. Saya memberikan sesuatu yang fun, mudah dimengerti, orang-orang langsung paham,” ujar Carrick di depan para juri Shark Tank.

Donug dibuat dari daging ayam dengan pilihan 3 jenis saus. Meski mengusung nama donat, sajian ini 100% terasa gurih karena yang melapisi donat juga remahan cornflake dan tepung panko.

Sausnya ada pilihan Dijon bechamel keju, kari Jepang dan mozzarella atau saus pedas. “Saya ingin ini menjadi tren makanan baru yang gila dari Melbourne,” tambah Carrick.

Ia bekerja sama dengan sang istri dalam membuat Donug. Istri Carrick rupanya sudah berkecimpung dalam industri makanan selama 15 tahun terakhir.

Sebagai percobaan, Carrick dan istrinya sudah menjual Donug di dua acara. Mereka rupanya bisa menghasilkan keuntungan hingga USD 8.000 atau sekitar Rp 110 juta. Tiap Donug dijual USD 9 (Rp 124.000), padahal modalnya jauh lebih kecil dari itu.

Carrick lalu menjelaskan ingin membawa Donug lebih jauh lagi. Ia ingin Donug diciptakan masal menggunakan mesin. Naomi Simson selaku pendiri RedBalloon rupanya tertarik dnegan ide ini.

Ia menawarkan Carrick dan istrinya modal sebesar USD 100.000 (Rp 1,3 miliar) untuk membeli 25% bisnisnya. Wah, menarik ya?

Leave a Reply