Dinas Pariwisata Gunungkidul Akan Bedakan Tiket Masuk Turis Asing dan Turis Lokal

Tiket Masuk

Tiket masuk menuju objek wisata di Gunungkidul akan dibedakan antara turis asing dan dalam negeri, namun harganya akan tetap sama. Hal ini dilakukan agar jumlah kunjungan wisatawan bisa lebih terdata.

Dinas Pariwisata (Dispar) Gunungkidul saat ini kesulitan dalam mendata jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang berkunjung ke objek wisata di Gunungkidul, DI Yogyakarta. Penyebabnya adalah karena tidak ada perbedaan tiket antara wisman dengan wisatawan lokal.

Untuk itu, pihak Dispar Gunungkidul berencana untuk membedakan tiket antara wisman dengan wisatawan lokal yang ditarik di Tempat Pemungutan Retribusi (TPR). Saat ini dispar sendiri sedang menyiapkan payung hukum untuk merealisasikan rencana tersebut.

“Akan kita pilah, membedakan (tiket) wisatawan asing dengan wisatawan Nusantara. Akan kita ubah Perbup-nya, akan kita bedakan meskipun tarifnya tidak kita bedakan. Kalau Perbup target tahun ini kelar. Tapi yang mengeluarkan tiket kan bukan kami, dan kami harus berkoordinasi dengan instansi lain,” kata Sekretaris Dispar Gunungkidul, Hary Sukmono saat dihubungi detikTravel, Senin (20/8/2018).

Meski tiket akan dibedakan, Dispar Gunungkidul memastikan tidak akan ada perbedaan tarif. Retribusi yang akan ditarik antara wisman dengan wisatawan lokal akan sama. Dispar memiliki alasan tersendiri mengenai hal tersebut.

“Kita tidak akan memberikan pelayanan yang berbeda kepada wisatawan asing, sama dengan wisatawan lokal. Mereka datang tidak ada pelayanan khusus. Misalnya kita harus memberikan guide dan lainnya kan tidak ada,” tutupnya.

Hary juga mengatakan jumlah kunjungan wisman di Gunungkidul setiap tahunnya mengalami peningkatan. Tetapi pihaknya tidak memiliki data pasti karena kunjungan wisman tidak terdata di tiket yang ditarik di pintu masuk TPR.

“Wisatawan yang datang ke Gunungkidul khususnya ke Pantai Baron dan sebagainya itu langsung, nggak bisa kita data satu-satu. Tapi perkiraan tahun 2017 itu 21 ribu (wisman), sebelumnya masih di bawah 10 ribu kok,” ujarnya.

Leave a Reply