Dengan Fasilitas Kloning Ini, Mammoth Bisa Hidup kembali

Mammoth

Pernah kebayang nggak sih, gimana rasanya kalau makhluk yang selama ini cuman kamu lihat di film Jurassic Park beneran ada di dunia?

Nah, sekarang bukan nggak mungkin lagi kalau hal itu bakal jadi kenyataan. Di Yakutsk, Rusia, para ilmuwan sedang membangun sebuah fasilitas kloning buat “menghidupkan” kembali Mammoth. Kayaknya kalau gini, John Hammond si pendiri InGen (Taman Jurassic) bakal langsung terbang kesini, ya.

Fasilitas yang sejenis sama fasilitas penelitian di film Jurassic Park ini disebut bakal jadi pusat ilmiah paleo-genetik dunia. Dan nggak hanya mammoth aja, fasilitas ini nantinya juga bakal berusaha buat “menghidupkan” kembali singa gua, badak berbulu, kuda purba, dan spesies lainnya yang udah punah.

Ilmuwan yang terlibat dalam proyek ini bilang kalau pusat kloning ini dibangun buat mempelajari hewan yang udah punah. Mereka bakal mempelajari DNA yang terkandung dalam fosil-fosil hewan-hewan tersebut yang ditemukan di permafrost atau tanah beku di Siberia.

Karena ditemukan di permafrost, bikin DNA hewan purba ini terbungkus rapi sama tanah beku selama puluhan ribu tahun. Membuat DNA mereka tetap dalam kondisi baik.

Salah satu ilmuwan yang terlibat, Dr. Lena Grigorivena bilang kalau DNA yang mereka punya adalah sebuah bahan unik yang nantinya juga bisa dipakai buat studi penyakit genetik langka, diagnosis, dan juga pencegahannya.

Penelitian ini juga bekerja sama dengan SOOAM Biotech Research Foundation Korea Selatan yang dipimpin sama Profesor Hwang Woo-Suk, ahli kloning dari Korea Selatan. Selain itu, ada juga seorang ahli genetika Harvard University, Profesor George Church.

Kolaborasi ini nantinya bakal memasukan insang gen mamoth ke dalam embrio gajah asia modern di tahun 2020 nanti. Kalau sukses, ya bakalan ada deh tuh, gajah hibrida pertama di dunia.

Setelahnya, gajah hibrida ini nantinya bakal dilepasliarkan di Siberia’s Pleistocene Park untuk menciptakan kembali habitat di ujung utara Yakutia sana. Kawasan yang kaya akan permafrost.

Leave a Reply